Tegang hingga Nangis Saat Disuntik Warnai Vaksinasi Anak SD di Boyolali

Vaksinasi di SDN 1 Surodadi ini diikuti oleh 193 siswa dari kelas I hingga kelas VI.
SHARE
Tegang hingga Nangis Saat Disuntik Warnai Vaksinasi Anak SD di Boyolali
SOLOPOS.COM - Siswa SDN 1 Surodadi, Boyolali, menunggu giliran vaksinasi, Kamis (20/1/2022). (Solopos/Ni`matul Faizah)

Solopos.com, BOYOLALI — Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah menyelenggarakan vaksinasi Covid-19 dosis II untuk anak di SD Negeri 1 Surodadi Boyolali pada Kamis (20/1/2022). Vaksinasi di SDN 1 Surodadi ini diikuti oleh 193 siswa dari kelas I hingga kelas VI.

Berdasarkan rilis yang diterima Solopos.com pada Kamis (20/1/2022), Binda Jawa Tengah tak hanya melaksakan vaksinasi anak di Boyolali, tapi juga di 13 kabupaten lainnya di Jawa Tengah dengan total sasaran 19.000 untuk vaksin booster dan anak. 13 Kabupaten tersebut yakni Temanggung, Purworejo, Magelang, Rembang, Pati, Pekalongan, Tegal, Brebes, Batang, Sukoharjo, Boyolali, Banyumas, dan Banjarnegara.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Kepala Binda Jawa Tengah, Sondi Siswanto, mengatakan vaksinasi anak diperlukan karena anak juga dapat tertular Covid-19. Ia juga meminta dukungan seluruh pihak untuk menyukseskan vaksinasi anak.

Surat untuk Bunda Selvi Gibran

Baca juga: Boyolali Dapat 1.500 Dosis Vaksin Booster, Harus Habis Sabtu Ini

“Vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun sangat diperlukan mengingat anak juga rentan tertular virus corona. Dukungan orang tua dan seluruh pihak seperti guru sangat diperlukan untuk suksesnya pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun. Kami berharap orang tua siswa semakin memahami pentingnya vaksinasi untuk anak mereka ditengah pandemi saat ini,” kata Sondi Siswanto dalam rilis.

Menciptakan Herd Immunity

Lebih lanjut, Sondi mengatakan Binda Jawa Tengah bertujuan mendukung kebijakan pemerintah dalam menciptakan herd immunity atau kekebalan kelompok. Perwujudan tersebut adalah dengan mengebut cakupan vaksinasi Covid-19.

Pantauan Solopos.com di lokasi vaksinasi, pelaksanaan vaksinasi anak di SDN 1 Surodadi berlangsung lancar walau beberapa anak meminta untuk ditemani orang tua bahkan ada yang menangis. Beberapa anak juga menampakkan ekspresi tegang saat disuntik. Meskipun begitu, beberapa anak tanpa menangis selesai mendapatkan vaksin dosis kedua.

Baca juga: Vaksinasi Anak Dosis II Boyolali akan Diselesaikan dalam Waktu Sebulan

Salah satu murid kelas I SDN 1 Surodadi Boyolali, Abrisyam, mengatakan senang setelah divaksin karena ia merasa vaksin akan membuatnya sehat.

“Tadi saya sudah divaksin yang kedua dan tidak sakit, saya merasa senang karena disuntik vaksin biar sehat,” ungkap siswa laki-laki itu kepada wartawan saat ditemui di kelasnya pada Kamis pagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali, Puji Astuti, mengatakan capaian vaksinasi di Boyolali dosis kedua sudah mencapai 12,8 persen.

“Untuk vaksin anak, Boyolali sudah mencapai 103 persen atau 98.600 sasaran dari target kami 95.713, kemudian dosis duanya sudah mencapai 12,8 persen yaitu 12.275 sasaran,” ungkap Puji.

Baca juga: Pantau Vaksinasi Anak di Boyolali, Puan Bagikan Buku & Kaus Mbak Puan



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago