TDL Diwacanakan Naik, Begini Respons Pelaku Usaha di Wonogiri

Pemilik usaha Tuan Kopi Wonogiri, Henoch Bhaktiar Santoso, mempertimbangkan bakal menaikkan harga produknya jika pemerintah jadi menaikkan tarif dasar listrik (TDL) bagi pelanggan 3.000 Volt Ampere (VA).
SHARE
TDL Diwacanakan Naik, Begini Respons Pelaku Usaha di Wonogiri
SOLOPOS.COM - Ilustrasi pasokan listrik PLN (Solopos.com-PLN)

Solopos.com, WONOGIRI — Pemilik usaha Tuan Kopi Wonogiri, Henoch Bhaktiar Santoso, mempertimbangkan bakal menaikkan harga produknya jika pemerintah jadi menaikkan tarif dasar listrik (TDL) bagi pelanggan 3.000 Volt Ampere (VA). Kenaikan TDL secara otomatis bakal berimbas ke beban operasional usaha.

Demikian penjelasan Henoch Bhaktiar Santoso, saat dihubungi Solopos.com, Minggu (22/5/2022). Listrik di tempat usahanya digunakan untuk mendukung penggunaan mesin kopi, freezer, kulkas, hingga pendingin ruangan.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Usaha coffeeshop miliknya telah dikonsep sebagai tempat nongkrong dan juga coworking space. Jika pengurangan listrik dilakukan, menurut Henoch bakal memengaruhi kenyamanan pelanggan.

“Mending apa adanya. Misalnya beban operasional naik, harga akan ikut dinaikkan. Hal terpenting itu kenyamanan pelanggan,” ujarnya.

Coffeeshop yang beralamat di Jalan Kartini Nomor 19-32, Kelurahan Giripurwo, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri menggunakan listrik berdaya 3.300 VA. Pemakaian dengan daya listrik tersebut dinilai sudah mencukupi.

Baca Juga: Tarif Listrik Pelanggan 3.000 VA Naik Kapan? Ini Penjelasan Menkeu

“Saya memakai dua kios. Satu kios, 3.300 VA. Satunya lagi 2.200 VA. Biaya listrik dalam sebulan kurang lebih senilai Rp1 juta,” katanya.

Henoch berharap pelaku usaha dapat memperoleh keringanan jika pemerintah benar-benar menaikkan TDL bagi pelanggan listrik berdaya lebih 3.000 VA. Hal itu dinilai sangat berguna agar ia bisa memberi harga terbaik untuk pelanggan.

Sebagaimana diketahui, Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani menegaskan kenaikan TDL bertujuan menjaga daya beli masyarakat yang rentan akibat gejolak harga komoditas tahun 2022. Kenaikan TDL bagi pelanggan menengah ke atas bakal dialihkan untuk menutup beban kompensasi dan subsidi pada PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago