Tarif Sewa Fasilitas Manahan Solo Naik, Pengguna Pesimistis Bisa Bayar

Kebijakan Pemkot Solo menaikkan tarif sewa penggunaan fasilitas di Stadion Manahan dan beberapa sarana rekreasi serta olahraga lain di Solo disambut pesimisme penggunanya.
SHARE
Tarif Sewa Fasilitas Manahan Solo Naik, Pengguna Pesimistis Bisa Bayar
SOLOPOS.COM - Jalannya babak pertama BRI Liga 1 antara Persib Bandung vs PS Sleman di Stadion Manahan Solo pada Jumat (22/10/2021) malam. (Solopos/Ichsan Kholif Rahman)

Solopos.com, SOLO — Kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menyesuaikan tarif sewa penggunaan tempat atau fasilitas olahraga di bawah pengelolaan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Solo, termasuk Stadion Manahan, direspons dengan pemisimisme oleh warga penggunanya.

Seperti diungkapkan seorang pengguna yang kerap menyewa Velodrome Manahan namun tidak mau disebut namanya, saat diwawancarai Solopos.com melalui telepon, Jumat (21/1/2022). Ia mengaku sudah mendengar adanya penyesuaian tarif sewa tersebut.

PromosiTop! Bos Tokopedia Masuk List Most Extraordinary Women Business Leader

“Intinya kami itu kan komunitas basic-nya, tidak komersial, dasarnya iuran anggota atau sosial. Dengan tarif baru kami juga tak tahu apa bisa bertahan. Lagian fasilitas [Velodrome] belum standar, ukurannya belum standar,” tuturnya.

Baca Juga: Naik, Berikut Daftar Tarif Sewa Baru Fasilitas Stadion Manahan Solo

Sumber Solopos.com itu memerinci tarif sewa baru penggunaan Velodrome Manahan Solo naik hingga Rp2,4 juta untuk delapan kali penggunaan kategori non-event. Padahal sebelumnya tarif Velodrome hanya Rp600.000 untuk penggunaan sebulan.

“Dulu tarif Rp600.000 untuk sebulan, bisa empat pekan atau lima pekan sebulan. Sedangkan penggunaan per pekannya dua kali. Jadi kalau dibandingkan ya kenaikannya banyak banget itu. Sampai beberapa kali lipat,” ujarnya.

Mendongkrak PAD

Ia menambahkan saat ini tagihan yang diberikan kepada komunitasnya masih dengan tarif lama atau Rp600.000. Ia menduga penerapan tarif baru secara resmi baru dilakukan pengelola Stadion Manahan atau Dispora mulai bulan depan.

Baca Juga: Retribusi Fasilitas Manahan & Sriwedari Solo Naik, Termasuk Kamar Mandi

Lebih jauh ia mengaku paham arah kebijakan menaikkan tarif sewa fasilitas Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari Solo. Pemkot Solo ingin mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) 2022 dari berbagai sektor potensial. Bahkan ia pada prinsipnya mendukung kebijakan tersebut. “Tapi situasi klub, komunitas, tidak memungkinkan segitu,” urainya.

Dengan kondisi seperti itu ia berharap Pemkot Solo bisa mengembalikan tarif penggunaan tempat dan fasilitas Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari ke tarif sebelumnya. “Kembali ke tarif awal, kami tertib. Harapannya begitu,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, tarif sewa retribusi pemakaian sejumlah tempat rekreasi dan olahraga yang dikelola Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Solo mengalami penyesuaian.

Baca Juga: Tarif Retribusi Naik 6 Kali Lipat, Pedagang di Sriwedari Solo Menjerit

Fasilitas Lebih Lengkap

Tempat rekreasi dan olahraga tersebut yaitu Stadion Manahan, Stadion Sriwedari, Gelora Manahan dan Gelanggang Bung Karno Manahan. Anggota Komisi I DPRD Solo, Ginda Ferachtriawan, mengaku sepakat dengan penyesuaian tarif tersebut mengingat kondisi tempat-tempat itu kian bagus saat ini.

“Ya sebenarnya sepakat lah harus ada perubahan tarif mengingat memang Stadion Manahan setelah dibangun itu fasilitasnya jauh lebih lengkap. Sehingga memang ketika tarif itu nanti akan berubah, memang harus ada penyesuaian,” ujarnya.

Baca Juga: Wayang Orang Sriwedari Solo Jadi Penjaga Asa di Tanah Sengketa

Namun politikus PDIP tersebut memiliki sejumlah pertanyaan terkait penyesuaian tarif fasilitas fasilitas itu. Terutama setelah membaca Perwali Nomor 2/2022 tentang penyesuaian tarif yang diunggah di laman dispora.surakarta.go.id.

Di situ hanya tercantum daftar tarif dan objek retribusinya. Tak dijelaskan dasar dan alasan disesuaikannya tarif. Padahal menurut Ginda masyarakat berhak mengetahui alasan Pemkot Solo menyesuaikan tarif itu. Yang juga menjadi pertanyaan Ginda yakni ada item atau fasilitas yang kenaikan tarifnya hingga lima kali lipat.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago