Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Talut Jalan Sepanjang 5 Meter di Jambeyan Sragen Ambrol

Talut di jalan Sambi-Sukorejo, Sambirejo, Sragen ambrol sepanjang lima meter. Kondisi tersebut membahayakan pengguna jalan terutama kendaraan berat.
SHARE
Talut Jalan Sepanjang 5 Meter di Jambeyan Sragen Ambrol
SOLOPOS.COM - Para petani selesai menaikan bebatuan material talut yang ambrol ke pinggir jalan karena menutup saluran irigasi di Dukuh Bayut, Desa Jambeyan, Sambirejo, Sragen, Kamis (24/3/2022). (Istimewa/Sugiyono)

Solopos.com, SRAGEN — Talut jalan Sambi-Sukorejo tepatnya di Dukuh Bayut, RT 012, Desa Jambeyan, Kecamatan Sambirejo, Sragen, ambrol. Talut ambrol sepanjang lima meter dengan ketinggian sekitar 1 meteran dan membahayakan pengguna jalan.

Seorang warga Jambeyan, Sugiyono, 43, menyampaikan panjang talut itu sebenarnya mencapai 100 meter dan yang sudah ambrol sekitar 5 meter, Talut yang ambrol itu berpotensi meluas. Rusaknya talut sudah terjadi sejak lama dan sedikit demi sedikit pondasi tergerus air irigasi.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

“Kemudian baru dua hari yang lalu talut sepanjang 5 meter itu ambrol. Material batuan untuk talut itu sampai menutup saluran irigasi. Oleh bapak saya material yang menutup saluran itu kemudian diangkat ke pinggir jalan yang berfungsi sebagai rambu-rambu bagi pengguna jalan,” ujarnya kepada Solopos.com, Kamis (24/3/2022).

Baca Juga: Talut Lapangan Desa di Karanganyar Longsor Lagi, SDN 01 Berjo Terdampak

Sugiyono menerangkan talut yang ambrol itu berpotensi membahayakan pengguna jalan. Khususnya bagi kendaraan bermuatan berat dari arat barat (Sambi) karena talut lainnya bisa ambrol lagi dan kendaraan yang melewati itu terancam terguling ke sawah.

“Rencana hari ini [Kamis] mau saya laporkan ke DPU. Untuk rambu-rambu oleh warga diberi batu-batu di pinggir jalan supaya lokasi yang dekat talut longsor itu tidak dilewati kendaraan berat,” jelasnya.

Dia mengimbau kepada para pengguna jalan supaya tetap berhati-hati, terutama kendaraan dari arah Sambi jangan sampai berjalan terlalu ke kiri karena bisa bahaya. Saat melewati lokasi dekat talut ambrol, ujar dia, kendaraan supaya mengurangi kecepakatan karena jalannya menikung. “Tetap utamakan keselamatan diri dan orang lain,” imbaunya.

Baca Juga: Picanto Seruduk Bakul Sate Lalu Nyangkut Talut Jalan di Karangpandan

Kabid Bina Marga DPU Sragen, Albert Pramono Soesanto, berencana langsung menindaklanjuti laporan talut ambrol itu dengan terjun langsung ke lokasi di Bayut, Jambeyan, Sambirejo, Sragen.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode