Tak Punya Sirkuit, Atlet Sepatu Roda Latihan di Bantaran Kali Madiun

Porserosi Kota Madiun berharap pemerintah membangun sirkuit sepatu roda agar atlet sepatu roda tidak latihan di fasilitas umum, salah satunya bantaran Kali Madiun.
Tak Punya Sirkuit, Atlet Sepatu Roda Latihan di Bantaran Kali Madiun
SOLOPOS.COM - Latihan komunitas sepatu roda Madiun, Minggu (15/3/2015). (JIBI/Solopos/Antara/Siswowidodo)

Solopos.com, MADIUN — Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Kota Madiun berharap pemerintah membangun sirkuit sepatu roda. Sirkuit penting supaya atlet bisa berlatih secara maksimal.

Ketua Harian Porserosi Kota Madiun, Puguh Sutrisno, mengatakan Kota Madiun belum memiliki sirkuit sepatu roda. Untuk itu, dia berharap Pemerintah Kota (Pemkot) bisa membangun fasilitas tersebut untuk mendukung prestasi atlet sepatu roda.

Baca Juga : Presiden Erdogan Punya Sapaan Akrab untuk Jokowi, Mau Tahu?

“Sirkuit itu penting sekali. Kalau untuk mengetahui kecepatan atlet ya di sirkuit itu. Kalau enggak punya sirkuit ya kesusahan. Tapi tadi Wali Kota (Madiun) sudah lampu hijau untuk membangun sirkuit sepeda roda,” kata dia di sela-sela ajang Sepatu Roda Pendekar Inline Skate Cup I di lantai III Pasar Besar Madiun, Rabu (20/10/2021).

Puguh menuturkan atlet sepatu roda berlatih di fasilitas umum, seperti di Taman Bantaran Bengawan Madiun, GOR, dan lantai III Pasar Besar Madiun. Mengenai dana pembinaan dari pemkot, dia menyampaikan hanya mendapatkan jatah Rp12 juta tahun ini. Dana itu untuk setahun.

Saat ada kompetisi di luar kota, kata dia, atlet dan pelatih patungan untuk biaya akomodasi di lokasi kompetisi. Dia menyampaikan cabang olahraga ini cenderung baru dikenal masyarakat Madiun.

Baca Juga : Nasib 2 Polisi Artis, dari Kerja di Lapangan Mutasi ke Bidang Humas

Olahraga sepatu roda baru booming di Madiun sekitar 2013 sedangkan Porserosi terbentuk pada Januari 2021. Perserosi berada di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Madiun.

Meski terbilang baru, Puguh menuturkan pihaknya telah menyiapkan delapan atlet untuk berlaga di Pekan Olaharga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2022 mendatang. “Kami sudah siapkan delapan atlet untuk Porprov 2022. Kami targetkan medali emas,” ujar dia.

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan akan mewadahi seluruh potensi warga yang berprestasi di bidang olahraga. Harapannya bibit atlet potensial bisa tumbuh dan siap berkompetisi di luar daerah.

Baca Juga : Begini Nasib Kapolsek yang 2 Kali Perkosa Anak Tersangka di Hotel

Mengenai sirkuit sepeda roda, Maidi mengaku sudah berencana membangun itu. Nantinya, lanjut dia, Kota Madiun bisa menjadi tuan rumah kompetisi sepatu roda tingkat nasional maupun Jawa Timur.


Berita Terkait
    Promo & Events
    Honda Motor Jateng
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago