Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
 Lubang besar karena lantai kayu yang lapuk di Jembatan Jurug A akan diperbaiki sebelum dibuka sebaga jembatan darurat khusus kendaraan roda dua. Foto diambil, Senin (24/10/2022) (Solopos/Gigih Windar Pratama)
Espos Plus Soloraya

Tak Hanya Jembatan Jurug, Bangunan Warisan Paku Buwono X Lain juga Tangguh

Jembatan Jurug A warisan Paku Buwono X sampai saat ini masih tangguh, meski pernah dibom berulang kali, sama seperti bangunan lain yang dibangun di era yang sama.

Solopos.com, SOLO — Jembatan Jurug A warisan Paku Buwono X sampai saat ini masih tangguh dan tegak berdiri, meski pernah dibom berulang kali saat operasi bumi-hangus pada 19 Desember 1948. Aksi yang bertepatan dengan Agresi Militer II 1948 itu dilakukan oleh Kompi III Tentara Genie Pelajar. 

Mereka menggunakan bom ukuran rata-rata 100 kilogram pada gedung-gedung vital di dalam Kota Solo dan beberapa jembatan di luar Kota Solo. Peledakan Jembatan Jurug menghabiskan beberapa bom,  namun masih tetap tidak rusak total sehingga dapat digunakan Belanda sebagai sarana mobilitas pasukannya.

Berita Terpopular
Indeks Berita
Part of Solopos.com
ISSN BRIN
Punya akun? Silahkan login
Daftar sekarang...
Support - FaQ
Privacy Policy
Tentang Kami
Kontak Kami
Night Mode