Tak Hanya Jateng, Semarang Juga Termasuk Kota Terpanas di Indonesia

Bukan hanya di Jawa Tengah saja, Kota Semarang juga termasuk kota terpanas di Indonesia dengan suhu 35 derajat Celcius.
SHARE
Tak Hanya Jateng, Semarang Juga Termasuk Kota Terpanas di Indonesia
SOLOPOS.COM - Ilustrasi cuaca panas. (Freepik.com)

Solopos.com, SEMARANG — Bukan hanya di Jawa Tengah, ternyata Kota Semarang termasuk dalam daftar daerah terpanas di Indonesia.

Pada September 2021 silam, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat suhu Kota Semarang tercatat berada di 35 derajat Celcius.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Suhu tinggi itu membuat kota yang dikenal dengan kudapan lumpianya tersebut berada di posisi kelima daftar kota terpanas pada periode September 2021 silam.

Mengutip Bisnis.com, pada urutan pertama kota terpanas di Indonesia ada Surabaya dengan suhu sebesar 36,1 derajat Celcius dan disusul Kupang, Majalengka, dan Tiwatobo di urutan dua, tiga, serta empat.

Baca Juga:  Heboh Kisah KKN di Rumah Kosong Klaten, Mana Lokasinya?

Berdasarkan pantauan Solopos.com melalui kanal Youtube Metro TV Jateng & DIY, Jumat (20/5/2022), Kepala Stasiun Meteorologi Ahmad Yani, Sutikno, menjelaskan fenomena suhu tinggi ini diakibatkan gerak semu matahari yang posisinya tepat berada di titik equinox atau garis khatulistiwa dan bergerak ke arah selatan pada periode tersebut sehingga suhu panas di Semarang dirasa lebih tinggi dari biasanya.

Fenomena suhu tinggi ini juga melanda semua daerah di Pulau Jawa hingga kepulauan Nusa Tenggara. Dia mengatakan bahwa fenomena suhu panas tersebut mengalami puncaknya pada bulan Oktober.

Baca Juga: Viral Wanita Nikah 8 Hari Langsung Diceraikan, Alasannya Jadi Sorotan

Sutikno juga menambahkan bahwa fenomena suhu tinggi ini bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan karena merupakan bagian dari siklus cuaca. Yang perlu dikhawatirkan adalah dampak dari suhu tinggi yang berimbas pada turunnya hujan dengan intensitas tinggi sehingga dapat menyebabkan bencana banjir yang diikuti bencana hidrologi lainnya, seperti tanah longsor.

Baca Juga:  Kenapa Jalan Solo-Boyolali Kerap Terjadi Kecelakaan?



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago