Sunday Morning Cara Sendangadi Sleman Gerakkan Perekonomian Masyarakat

Sunday Morning untuk menggerakkan perekonomian masyarakat Sendangadi Sleman tersebut diikuti lebih dari 96 stand bazar.
SHARE
Sunday Morning Cara Sendangadi Sleman Gerakkan Perekonomian Masyarakat
SOLOPOS.COM - Sejumlah kegiatan mengisi pembukaan SunMor Sendangadi Ngawiji yang digelar di Lapangan Sendangadi, Sleman, Minggu (23/1/2022). (JIBI/Harian Jogja/Abdul Hamid Razak)

Solopos.com, SOLO-Untuk menggerakkan perekonomian masyarakat saat pandemi, Kalurahan Sendangadi, Kapanewon Mlati, Sleman, menggelar kegiatan Sunday Morning (Sunmor). Kegiatan ini akan dilaksanakan secara rutin setiap Minggu di lapangan Sendangadi.

Ketua Pelaksana SunMor Sendangadi Ngawiji Sendangadi, Sleman, Jami Hermanto, mengatakan aktivitas tersebut bertujuan untuk menggerakkan kembali perekonomian masyarakat yang sudah lama mandeg akibat pandemi Covid-19. Forkom UMKM Sendangadi pun menggelar SunMor Ngawiji.

PromosiTop! Bos Tokopedia Masuk List Most Extraordinary Women Business Leader

Sunday Morning untuk menggerakkan perekonomian masyarakat Sendangadi Sleman tersebut diikuti lebih dari 96 stand bazar, baik produk kuliner, craft dan fashion, serta tanaman. Semua peserta merupakan anggota UMKM dari ratusan anggota yang sudah terdaftar dalam Forkom UMKM. “Kegiatan SunMor kami gelar rutin di lapangan karena lokasinya strategis. Ini kami gelar untuk menggerakkan perekonomian masyarakat,” katanya di sela-sela kegiatan, Minggu (23/1/2022).

Baca Juga: Korsleting, Api Hanguskan Toko Plastik dan Bahan Roti di Pakem Sleman

Selain diisi dengan berbagai produk UKM di Sendangadi, kegiatan SunMor tersebut juga akan terus berkolaborasi dengan instansi lainnya. Hal itu dilakukan untuk menyemarakkan aktivitas SunMor sebagai sarana hiburan masyarakat. “Hari ini selain kami menggelar lomba mewarnai, kami juga menggelar aksi donor darah dan menampilkan atraksi budaya,” kata Jami.

Lurah Sendangadi Sugengno mengatakan selain SunMor Ngawiji yang digelar di lapangan Sendangadi kegiatan untuk mengangkat UMKM digelar di Masjid Wahidin setiap Jumat. “Kami ingin mengangkat UMKM karena semenjak pandemi mengalami stagnasi. Kami akan mencoba mengangkat kembali perekonomian masyarakat. Sebab ada sekitar 600 pelaku UMKM tetapi yang baru bergabung 100 UMKM,” katanya.

Baca Juga: Jalan Solo Jadi Lokasi Balap Liar, Polres Sleman Tempatkan Personel

Untuk menarik masyarakat mengunjungi SunMor Sendangadi Ngawiji, katanya, pengunjung akan disuguhi berbagai kegiatan kesenian dan kebudayaan dari berbagai kelompok seni budaya di kalurahan tersebut. Kalurahan juga terbuka dengan instansi lain yang akan bekerjasama untuk menyukseskan kegiatan mingguan tersebut. “Yang jelas setiap SunMor kami gelar senam bersama,” katanya.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sleman R. Haris Murtopo menilai kegiatan tersebut menjadi ajang promosi serta ruang pamer untuk menggerakkan roda ekomomi masyarakat di tengah pandemi. Haris mengingatkan agar pelaksanaan SunMor tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Baca Juga: Mantan Kapolres Sleman Digugat ke Pengadilan, Ini Penyebabnya

“Ke depan, agenda ini digelar secara rutin setiap Minggu pagi dan diharapkan dapat menjadi motor utama penggerak ekonomi masyarakat Sendangadi. Kami berharap kegiatan ini bisa menjalin kemitraan dengan perusahaan sekitar agar mampu menaikkan kelas UMKM baik dari segi produksi, packaging maupun marketing digital,” katanya.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago