Sumber Air di Goa Jatijajar Bikin Awet Muda?

Sumber air di Sendang Kantil Goa Jatijajar Kebumen konon berkhasiat membuat awet muda.
SHARE
Sumber Air di Goa Jatijajar Bikin Awet Muda?
SOLOPOS.COM - Sendang Kantil di Goa Jatijajar, Kebumen, Jawa Tengah. (jatijajar.kec-ayah.kebumenkab.go.id)

Solopos.com, KEBUMEN — Objek wisata Goa Jatijajar di Kebumen, Jawa Tengah, diyakini memiliki sumber mata air yang konon berkhasiat, salah satunya membuat orang awet muda.

Sendang tersebut bernama Sendang Kantil. Konon, sendang ini menjadi tempat Raden Kamandaka alias Lutung Kasarung dan istrinya, Dewi Cipta, bertapa.

PromosiTop! Bos Tokopedia Masuk List Most Extraordinary Women Business Leader

Dihimpun dari berbagai sumber, Senin (17/1/2022), berdasarkan mitos yang berkembang, orang yang menggunakan air dari sendang tersebut bakal awet muda dan memiliki kulit yang cerah. Mitos ini membuat banyak orang penasaran. Sampai akhirnya banyak orang yang mencoba mencuci muka atau bahkan mengambil air dari Sendang Kantil untuk dibawa pulang sebagai campuran air mandi.

Baca juga: Asal-Usul Goa Jatijajar Kebumen, Berawal Dari Petani Mencabut Rumput

Mitos ini berangkat dari legenda Dewi Cipta, istri Lutung Kasarung, yang berparas cantik. Hal itu diyakini karena dia sering mandi dengan air musatajab dari Goa Jatijajar itu.

Selain itu, Sendang Kantil juga dipercaya mampu membersihkan aura negatif. Meski demikian, belum ada pembuktian nyata terkait kisah misteri tersebut.

Sebagai informasi, Goa Jatijajar adalah sebuah situs geologi yang berada di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Goa ini terbentuk melalui proses alamiah dari kapur dengan panjang 250 meter, lebar rata-rata mencapai 15 meter serta tinggi 12 meter. Lokasi goa ini berada di ketinggian 50 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Baca juga: Misteri Nyi Blorong di Goa Karang Bolong Kebumen

Konon, goa ini ditemukan pada 1802 oleh seorang petani bernama Jayamenawi yang memiliki lahan pertanian di atas goa tersebut. Pada suatu ketika, diceritakan bahwa Jayamenawi sedang mengambil rumput, kemudian jatuh ke sebuah lubang yang ternyata adalah sebuah ventilasi langit-langit yang ada di goa tersebut.

Setelah Jayamenawi menemukan goa, tidak lama kemudian Bupati Ambal, salah satu penguasa Kebumen kala itu meninjau lokasi tersebut. Saat mendatangi goa, dia menjumpai dua pohon jati tumbuh  berdampingan dan sejajar pada tepi mulut goa dan kemudian dinamakanlah goa tersebut sebagai Goa Jatijajar.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago