Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Sulit Tergantikan Mesin, Potensi Profesi Akuntan Masih Terbuka Lebar

Profesi akuntan disebut masih banyak dibutuhkan di Indonesia, terlebih dengan berkembangnya dunia bisnis saat ini.
SHARE
Sulit Tergantikan Mesin, Potensi Profesi Akuntan Masih Terbuka Lebar
SOLOPOS.COM - Kuliah umum dengan tema The Role of Accountant and Global Quantum Leap: How Far Can We Survive? yang digelar Pengurus Alumni Magister Akuntansi UMS Periode 2022-2027 di UMS, Sabtu (13/8/2022). (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)

Solopos.com, SOLO— Profesi akuntan disebut masih banyak dibutuhkan di Indonesia, terlebih dengan berkembangnya dunia bisnis saat ini. Meski begitu penguatan kompetensi harus tetap dilakukan untuk setiap calon akuntan.

Hal tersebut dibahas dalam kuliah umum yang digelar di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (13/8/2022). Tema yang diangkat dalam kuliah umum tersebut adalah The Role of Accountant and Global Quantum Leap: How Far Can We Survive?

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Salah satu pembicara dalam kuliah umum tersebut, Anggota DPD RI, Casytha Arriwi Kathamandu, menyampaikan sesuai tema yang ada, ke depan seorang akuntan masih akan dibutuhkan.

Mengingat akuntan merupakan salah satu profesi yang sulit tergantikan oleh mesin atau robot. Meski begitu akuntan harus mampu menyesuaikan dengan perkembangan zaman.

“Di tengah lompatan global ini peran akuntan seperti apa? Kami sampaikan, peran akuntan masih sangat dibutuhkan bahkan untuk 10-20 tahun ke depan. Tidak bisa serta merta semua digantikan robot atau mesin. Ada insting yang tidak bisa tergantikan,” kata dia.

Baca Juga: PT Freeport Indonesia Membuka Lowongan Kerja 2022, Ini Perinciannya

Peluang lapangan kerja sebagai akuntan dia gambarkan dengan keberadaan perusahaan publik yang harus ada opini atas laporan keuangannya setiap akhir tahun.

“Itu yang mengeluarkan adalah akuntan publik. Jadi memang peran akuntan masih sangat besar dan semua dilindungi undang-undang,” lanjut dia.

Namun dia menekankan, persaingan di dunia kerja akan semakin ketat. Untuk itu dia mendorong para mahasiswa atau para calon akuntan untuk mengembangkan karakter, kompetensi dan kapasitas.

Pembicara lain, Gurubesar sekaligus Wakil Rektor UNS, Bandi, mengatakan peluang kerja para akuntan di Indonesia masih sangat terbuka. “Selama masih ada bisnis, akuntansi masih dibutuhkan, akuntan juga dibutuhkan,” kata dia.

Baca Juga: UMS Siap Mendukung Pengembangan ITB Muhammadiyah Grobogan

Meski di lapangan masih sesekali ditemukan kasus penyimpangan etika, namun menurutnya hal itu tidak akan menghapus kebutuhan akan akuntan.

Selain kuliah umum, pada hari itu juga dilakukan pelantikan Pengurus Alumni Magister Akuntansi UMS Periode 2022-2027. Ketua panitia kegiatan sekaligus Ketua Pengurus Alumni Magister Akuntansi UMS Periode 2022-2027, Umatun Markhumah, mengatakan Alumni Magister Akuntansi Periode 2022-2027 menjadi wadah bagi para alumni akuntansi untuk berkolaborasi.

“Ini baru pertama kali dibentuk. Eksekusi kami saat ini adalah mengadakan seminar yang digelar terkait kuliah umum. Kami mewadahi para alumni, sehingga memiliki tempat untuki bisa berkolaborasi termasuk untuk pengabdian kepada masyarakat, penelitian dan sebagainya. Harapannya ini akan menjadi jembatan untuk saling berkolaborasi membangun bangsa,” kata dia.

 



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode