[x] close
top ear
Robert Hananto. (Kurniawan)
  • SOLOPOS.COM
    Robert Hananto. (Kurniawan)

Strategi Paslon Independen Bajo di Pilkada Solo: Sekasur Sedapur Sesumur, Apa Sih Artinya?

Pasangan calon atau paslon independen Bajo menggunakan strategi sedapur, sekasur, dan sesumur untuk menggaet massa pemilih di Pilkada Solo 2020.
Diterbitkan Jumat, 10/07/2020 - 16:00 WIB
oleh Solopos.com/Kurniawan
2 menit baca

Solopos.com, SOLO — Tim pemenangan pasangan calon atau paslon dari jalur independen, Bajo yang merupakan nickname dari Bagyo Wahyono-FX Supardjo, akan menerapkan strategi sekasur, sedapur dan sesumur di Pilkada Solo 2020.

Filosofi Jawa itu selama ini menjadi bagian strategi pendekatan organisasi kemasyarakatan Panji-Panji Hati atau Tikus Pithi Hanoto Baris dalam mencari anggota. Penjelasan itu disampaikan Ketua Tim Pemenangan Bajo, Robert Hananto.

“Dengan modal yang kami punya akan kami kembangkan dengan pendekatan sekasur, sedapur, sesumur. Artinya mereka nanti kami kunjungi lagi, kami data lagi keluarganya agar menjadi bagian pendukung Bajo,” ujar dia kepada Solopos.com, Kamis (9/7/2020).

PT Menara Santosa Berharap Pemdes Blulukan Karanganyar Patuhi Putusan Pengadilan Soal Ganti Rugi TPS

Pendekatan sekasur, sedapur dan sesumur yang digunakan paslon Bajo di Pilkada Solo itu, kata Robert, yaitu mengerahkan jaringan pendukungnya untuk menggaet pendukung lainnya. Pendukung lain ini dari lingkup rumah tangga mulai dari keluarga inti hingga para teman dan tetangganya.

Pendekatan Personal

Pendekatan personal seperti itu diyakini akan lebih efektif untuk menggalang dukungan ketimbang kampanye pengerahan massa. Apalagi saat ini sedang masa pandemi Covid-19 yang membuat orang lebih banyak di rumah.

Sempat Viral, Spanduk Pasar Rakyat Alkid Solo Hanya Terpasang Beberapa Jam

“Dengan modal suara saat ini sekitar 35.000 warga Solo, kami tinggal mengembangkan saja ke lingkup kanan kiri dan depan belakang. Hal ini agar lebih banyak lagi dukungan yang datang ke pasangan cawali-cawawali kami,” sambung dia.

Apalagi pendukung paslon Bajo di Pilkada Solo yang terdaftar saat ini berasal dari 54 kelurahan. Artinya pesebaran pendukung Bajo merata di semua kelurahan sehingga sangat strategis dalam misi pengembangan yang lebih luas lagi.

Mengejutkan! Ini Kandidat Nomor 1 Cawawali Solo Pendamping Gibran

“Dengan persebaran pendukung yang merata seperti ini akan memudahkan kami menjangkau warga Solo di semua wilayah. Tinggal nanti kami lebih mengenalkan sosok pasangan Bajo dan menyampaikan program kami,” kata dia.

Saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solo sedang melakukan verifikasi faktual (verfak) pendukung pasangan Bajo sebanyak 35.142 orang. Proses yang dimulai 28 Juni 2020 itu akan berakhir pada Sabtu (11/7/2020) mendatang.


Editor : Profile Suharsih
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini