top ear
Statistik Jomplang, Mourinho Tak Bisa Beralibi
  • SOLOPOS.COM
    Liverpool vs Manchester United (Reuters-Carl Recine)

Statistik Jomplang, Mourinho Tak Bisa Beralibi

Liga Inggris diwarnai dengan kemenangan Liverpool atas Manchester United. Jose Mourinho pun tak bisa beralibi terkait kekalahan timnya kali ini. Hal itu karena Liverpool memang tampil dominan.
Diterbitkan Senin, 17/12/2018 - 21:25 WIB
oleh Solopos.com/
2 mnt baca -

Solopos.com, LIVERPOOL — Manajer Manchester United, Jose Mourinho, biasanya selalu membuat 1.001 alasan ketika timnya kalah. Tapi, Mourinho tidak bisa beralibi ketika Marcus Rashford dkk. dipermalukan 1-3 oleh Liverpool pada duel yang mempertemukan dua tim tersukses dalam sejarah sepak bola Inggris, di Anfield, Minggu (16/12/2018) malam WIB kemarin.

Pelatih yang pernah menjuluki dirinya The Special One tersebut mengakui Liverpool unggul segala-galanya dibandingkan timnya. “Liverpool lebih baik dari kami. Ada perbedaan intensitas dan kekuatan fisik, pressing hingga transisi permainan. Mereka sangat cepat dan agresif, kami sulit mengimbanginya,” ungkap Mourinho, seperti dilansir apnews.com.

Mourinho bahkan mengaku terkagum dengan permainan tak kenal lelah para pemain The Reds, julukan Liverpool. Salah satu yang paling dikaguminya adalah bek sayap Andrew Robertson yang tak kenal lelah dalam berlari dari belakang hingga barisan depan di area flank alias sayap.

"Mereka melahap 200 mil per jam dengan atau pun tanpa bola. Saya bahkan masih lelah hanya dengan melihat Robertson [berlari]! Dia melakukan sprint 100 meter per menit. Benar-benar luar biasa. Ada banyak kualitas," ucap Mourinho, seperti dikutip Dailymail.co.uk.

Secara statistik, permainan Liverpool versus United benar-benar timpang sebelah. Dalam data yang dilansir Whoscored, Liverpool unggul jauh dalam penguasaan bola maupun tembakan percobaan. The Reds memegang 64 persen penguasaan bola, sedangkan United hanya kebagian 36%. Dalam percobaan tembakan, Liverpool mencatat 36 kali, 11 tembakan di antaranya mengarah sasaran.

Bandingkan dengan United yang hanya memiliki enam kali tembakan percobaan dan cuma dua biji yang mengarah sasaran. Para pemain United memang mati kutu meladeni permainan Liverpool. Striker Romelu Lukaku misalnya, hanya melakukan 20 sentuhan bola selama 90 menit, terendah dalam pernampilannya sepanjang masa di Liga Premier.

Liverpool pun meneruskan streak tak terkalahkan mereka dalam 17 laga pembuka di Liga Premier Inggris musim ini. Liverpool mantap di puncak klasemen dengan keunggulan satu poin atas Manchester City yang menjadi pesaing terdekat mereka.

Sementara itu, United semakin terjerembab di papan medioker, tepatnya posisi keenam. Setan Merah, julukan United, terpaut 19 poin dari Liverpool yang bertengger di puncak. Ini menjadi gap paling memalukan United melawan rival bebuyutan mereka dalam sejarah Liga Premier. United juga menorehkan start terburuk dengan hanya meraih 26 poin pada 17 laga pembuka, menyamai rekor buruk mereka pada musim 1990/1991.


Editor : Ahmad Baihaqi ,
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com
Kata Kunci :

berita terkait

    berita terpopuler

    Iklan Baris

    Properti Solo & Jogja

    berita terkini