top ear
Stasiun Solo Balapan. (Solopos-dok)
  • SOLOPOS.COM
    Stasiun Solo Balapan. (Solopos-dok)

Stasiun Solo Balapan Ternyata Dibangun di Lahan Alun-Alun Utara Mangkunegaran

Alun-Alun Utara itu juga dikenal sebagai pacuan kuda balapan milik Mangkunegara IV.
Diterbitkan Kamis, 20/02/2020 - 05:00 WIB
oleh Solopos.com/Nugroho Meidinata
2 menit baca

Solopos.com, SOLO -- Stasiun Solo Balapan merupakan stasiun terbesar di Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng). Stasiun ini berlokasi di Jl. Wolter Monginsidi, Kestalan, Banjarsari, Solo, ini berdiri pada 1873 silam.

Sebagaimana dikutip dari situs resmi Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta/Solo, surakarta.go.id, Stasiun Solo Balapan dibangun di lahan Alun-Alun Utara milik Keraton Mangkunegaran. Stasiun tersebut dibangun oleh Nederlands Indische Spoorweg Maatschappij (NISM).

Kabar Baik! Tanggul Sungai Gamping Klaten Segera Dibangun Permanen

Di dalam alun-alun itu ada pacuan kuda balapan, milik Mangkunegara IV, yang kemudian menjadi nama stasiun ini. Kala itu, kolonial Belanda mencetuskan pembangunan jalur rel kereta api dari Semarang menuju Solo. Tetapi karena Solo belum mempunyai stasiun, Alun-Alun Utara Keraton Mangkunegaran yang dianggap cocok akhirnya dibangun menjadi Stasiun Solo Balapan.

Setelah resmi bediri, kemudian NISM membangun jalur kereta api Solo-Yogyakarta yang ditandai dengan peletakkan batu pertama oleh Sri Susuhunan Paku Buwana IX dan Gubernur Jenderal.

Begini Sejarah Jl. Pahlawan Kota Madiun Yang Kini Mirip Malioboro

Dilansir situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, kebudayaan.kemdikbud.go.id, Stasiun Solo Balapan dipugar kembali pada 1927 oleh Thomas Karsten.

Gedung Stasiun Solo Balapan memiliki corak khas Jawa yang begitu kental. Lantai dan panel dinding dilapisi ubin teraso - yang dibuat dari batu alam kecil-kecil produksi pabrik ubin Kitri di Solo. Bangunan ini juga mempunyai bentuk atap susun tiga yang erat unsur tradisional.

Dampak Proyek Flyover Purwosari: Macet, Becak Mati, Perawatan Jalan Rusak

Seiring berjalannya waktu, Stasiun Solo Balapan kini melayani penumpang kereta api dengan berbagai tujuan kota besar di Jawa, di antaranya Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, dan Banyuwangi.

Selain itu, awal 2020, Stasiun Solo Balapan juga membuka rute Solo Balapan - Bandara Adi Soemarmo Boyolali dengan waktu tempuh sekitar 20 menit.

Editor : Profile Chelin Indra Sushmita
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

Properti Solo & Jogja


berita terkait