top ear
Sukarelawan SAR Sukoharjo bersama polisi dan masyarakat mengevakuasi sopir truk di sekitar Jembatan Gupit, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, Jumat (23/10/2020). (Solopos-R. Bony Eko Wicaksono)
  • SOLOPOS.COM
    Sukarelawan SAR Sukoharjo bersama polisi dan masyarakat mengevakuasi sopir truk di sekitar Jembatan Gupit, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, Jumat (23/10/2020). (Solopos-R. Bony Eko Wicaksono)

Sopir Truk Terjun ke Sungai di Nguter Sukoharjo Terjepit, Evakuasi Perlu 2 Jam

Warga berkerumun di sekitar jembatan untuk menonton proses evakuasi sopir truk yang terjepit bodi truk bagian depan.
Diterbitkan Jumat, 23/10/2020 - 09:46 WIB
oleh Solopos.com/R Bony Eko Wicaksono
2 menit baca

Solopos.com, SUKOHARJO – Proses evakuasi sopir truk pengangkut hebel berpelat nomor B 9783 SYL yang terjun ke sungai di Jembatan Gupit, Nguter, Sukoharjo, membutuhkan waktu kurang lebih selama dua jam.

Sopir truk hebel terjun ke sungai yang menderita luka di bagian kaki itu dibawa ke rumah sakit sekitar pukul 08.00 WIB.

Pantauan Solopos.com Jumat (23/10/2020), peristiwa kecelakaan lalu lintas tunggal di sekitar Jembatan Gupit menyedot perhatian para pengguna jalan dan warga setempat.

Tergusur Tol Solo-Jogja, Kompleks Makam Pudak Klaten Bakal Dipindah

Mereka berkerumun di sekitar jembatan untuk menonton proses evakuasi sopir truk yang terjepit bodi truk bagian depan. Sejumlah personel SAR Sukoharjo bersama warga setempat berjibaku menarik tubuh sopir truk yang tergencet di dalam truk.

Sopir truk berhasil dievakuasi sekitar pukul 08.00 WIB dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

“Proses evakuasi sopir truk terkendala peralatan. Posisi sopir truk terjepit di bagian depan bodi truk dan tak bisa bergerak. Sopir truk dalam kondisi sadar,” kata seorang personel SAR Sukoharjo, Arif, mewakili Wakil Komandan SAR Sukoharjo, Muchlis, Jumat.

Truk Muatan Hebel Terjun ke Sungai, Tabrak Dua Motor dan Warung di Sukoharjo

Sebelum terjun ke sungai, truk melaju kencang dari arah Sukoharjo menuju Wonogiri. Sopir truk diduga mengantuk dan tak bisa mengendalikan laju kendaraan.

Pemilik Warung Menderita Luka di Kepala

Truk menabrak warung makan dan dua sepeda motor Honda Beat berpelat nomor AD 3207 GI dan Suzuki berpelat nomor AD 4675 UR milik pemilik warung bernama Mulyadi, warga Nambangan, Selogiri, Wonogiri, sekitar pukul 05.30 WIB.

Pemilik warung dibawa ke RS PKU Nambangan, Selogiri, Wonogiri, lantaran menderita luka di kepala.

“Pak Mulyadi masih dirawat di rumah sakit. Kalau istrinya bisa menyelamatkan diri saat kejadian," kata seorang warga setempat, Purwanto.

Dia menjelaskan warung makan itu memang ramai setiap pagi hari.

"Biasanya, banyak karyawan atau pegawai kantor yang sarapan pagi di warung tersebut," beber dia.

Tertangkap! Ini Sosok Terduga Pembunuh Yulia Yang Terbakar Dalam Mobil Di Sukoharjo


Editor : Profile Rohmah Ermawati
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com


berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini