[x] close
top ear
Koran Solopos edisi Sabtu (11/7/2020).
  • SOLOPOS.COM
    Koran Solopos edisi Sabtu (11/7/2020).

Solopos Hari Ini: Target Meleset, Pak Jokowi

Selain kasus Covid-19, Solopos juga menyajikan berita seputar pencemaran sungai serta sekolah di masa pandemi.
Diterbitkan Sabtu, 11/07/2020 - 09:29 WIB
oleh Solopos.com/Rohmah Ermawati
3 menit baca

Solopos.com, SOLO — Harian Umum Solopos edisi Sabtu (11/7/2020), mengusung headline tentang perkembangan kasus persebaran Covid-19 di Tanah Air yang kian masif dengan judul Target Meleset, Pak Jokowi.

Hal itu karena situasi saat ini tak seperti keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta pandemi Covid-19 berakhir Juni 2020. Bukannya berakhir, awal Juli ini wabah bahkan belum mencapai puncak.

10 Berita Terpopuler: Mi Ayam Instan Wonogiri Ngehits

Pada Jumat (10/7/2020) sore, terdapat kasus baru terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 1.611 orang. Jumlah kasus baru Jumat memang tak sebanyak sehari sebelumnya yang mencapai 2.657 kasus karena tambahan klaster Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD).

Selain kabar tentang kasus Covid-19, halaman utama Solopos juga menyajikan berita lainnya seputar pencemaran sungai serta sekolah di masa pandemi.

Pabrik Tekstil Karanganyar Buang Limbah

KARANGANYAR—Salah satu pabrik tekstil di Jaten, Karanganyar, masuk dalam daftar perusahaan yang diduga membuang limbah ke Sungai Bengawan Solo. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar segera bertindak.

Simak selengkapnya di Epaper Solopos

Sekolah Dukuh, Siasat di Masa Pandemi

Mandeknya kegiatan di sekolah selama pandemi tak lantas membuat aktivitas belajar terbengkalai. Di Sragen, kegiatan belajar bisa berlanjut di kampung tanpa harus terhubung Internet.

Puluhan anak berusia taman kanak-kanak (TK) bermain bola bersama di halaman rumah Joko Suyono, 63, ketua RT 015, Dukuh Parit, Desa Karangpelem, Kedawung, Sragen, Kamis (9/7). Ada 25 anak di tempat yang membentuk lingkaran.

Simak selengkapnya di Epaper Solopos

Sedangkan halaman Soloraya Solopos di antaranya menyajikan berita tentang pembukaan Stadion Manahan untuk umum dan strategi politik jelang Pilkada Solo.

Langgar Aturan, Sanksi Menanti

SOLO—Seiring pelonggaran aktivitas masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan membuka kompleks Stadion Manahan untuk umum mulai Minggu (12/7).

Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, mengatakan aktivitas yang diperbolehkan diadakan di dalam lingkungan Manahan
tersebut hanya berolahraga.

“Mulai Minggu [12/7] Manahan kami minta untuk dibuka, khusus untuk olahraga, tidak boleh untuk kegiatan lainnya,” ujar Wali Kota kepada wartawan di Stadion Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jumat (10/7).

Rudi menjelaskan meskipun kompleks manahan dibuka, masyarakat harus tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan persebaran Covid-19, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan tidak berkerumun. Masyarakat juga
diminta agar segera pulang ke rumah setelah selesai melakukan aktivitas olahraga.

Simak selengkapnya di Epaper Solopos

Sekasur, Sedapur, Sesumur Jadi Strategi Politik

SOLO—Tim pemenangan pasangan calon wali Kota Solo dan calon wakil wali Kota Solo dari jalur perseorangan, Bagyo Wahyono-F.X. Supardjo (Bajo) akan menerapkan strategi sekasur, sedapur, dan sesumur, dalam penggalangan massa.

Filosofi Jawa itu selama ini menjadi bagian strategi pendekatan organisasi kemasyarakatan Panji-Panji Hati atau Tikus Pithi Hanoto Baris dalam mencari anggota.

“Dengan modal yang kami punya akan kami kembangkan dengan pendekatan sekasur, sedapur, sesumur. Mereka kami
kunjungi lagi, kami data lagi keluarganya agar menjadi bagian pendukung Bajo,” ujar Ketua Tim Pemenangan Bajo, Robert Hananto, Kamis (9/7).

Simak selengkapnya di Epaper Solopos

8 Hari 0 Kasus, Pasutri Positif Covid-19

SOLO—Delapan hari tanpa kasus baru, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo kembali mencatat tambahan dua pasien terkonfirmasi positif Covid-19 pada Jumat (10/7). Keduanya adalah sepasang suami istri asal Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres.

Mereka sebelumnya berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di salah satu rumah sakit (RS) swasta sejak
Senin (6/7).

Simak selengkapnya di Epaper Solopos

Satgas Bencana TPA Putri Cempo Dibentuk

SOLO—Pemerintah Kota (Pemkot) Solo membentuk sukarelawan siaga bencana kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, di Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo.

Ketua RW 039, Trimin, mengatakan warga bertemu dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Solo membahas mitigasi kebakaran pada TPA Putri Cempo. Upaya mitigasi kebakaran dengan membentuk sukarelawan siaga kebakaran.

Simak selengkapnya di Epaper Solopos


Editor : Profile Rohmah Ermawati
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini