Solopos Hari Ini: Subsidi Dicabut, Swasta Diaudit

Berbagai kebijakan pemerintah belum berefek signifikan terhadap harga minyak goreng curah di pasar, namum kini, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan menghentikan program subsidi minyak goreng curah pada 31 Mei 2022.
SHARE
Solopos Hari Ini: Subsidi Dicabut, Swasta Diaudit
SOLOPOS.COM - Harian Solopos edisi Jumat (27/5/2022).

Solopos.com, JAKARTA — Berbagai kebijakan pemerintah belum berefek signifikan terhadap harga minyak goreng curah di pasar. Kini, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan menghentikan program subsidi minyak goreng curah pada 31 Mei 2022.

Langkah itu diambil setelah harga minyak goreng curah diklaim mulai turun pada pekan ini. Penghentian subsidi itu menyusul keluarnya dua kebijakan anyar Kementerian Perdagangan (Kemendag) soal kewajiban pasokan dalam negeri atau domestic market obligation (DMO) yang tertuang dalam Permendag No. 30/2022 dan Permendag No. 33/2022.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

“Kami tinggal menunggu tanda tangan dari Menteri Perindustrian (Agus Gumiwang) untuk perubahan ketiga mengenai determinasi program penyediaan minyak goreng curah dalam pendanaan BPDPKS dan mekanisme kembali ke DMO. Determinasi minyak goreng curah ini pada 31 Mei 2022,” kata Direktur Jenderal Industri Agro Kemenpern, Putu Juli Ardika, Rabu (25/5/2022).

Surat untuk Bunda Selvi Gibran

Putu mengatakan kebijakan minyak goreng domestik bakal kembali beralih pada kewajiban pasokan dalam negeri melalui domestic price obligation (DPO). Hanya saja, kata Putu, pemerintah belum memutuskan besaran DMO untuk produksi minyak goreng, Kemenperin memproyeksikan kebutuhan minyak goreng curah mencapai 10.000 kiloliter setiap hari.

“Kebutuhan hitungan minyak goreng curah masyarakat 3,7 juta ton per tahun. Arahnya baru seperti itu. Sekarang sedang diformulasikan Kementerian Perdagangan,” katanya. “Paling tidak nanti per tahun ada 10 juta ton, tiga kali kebutuhan per tahunnya. Tetapi bagaimana keputusannya? Kami belum tahu persis,” kata dia.

Baca juga: Subsidi Minyak Goreng Dicabut, Ini Yang Jadi Acuan Ekspor

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menerbitkan Permendag No. 30/2022 yang mengatur ekspor crude palm oil (CPO); refined, bleached and deodorized palm oil, refiner, blenched and deodorized palm olein, dan used cooking oil (jelantah).

Lutfi mengklaim pengaturan kembali ekspor CPO mengutamakan kebutuhan CPO dalam negeri dan keterjangkauannya. Meski demikian, data menunjukkan harga minyak goreng belum juga turun signifikan.

Pada 23 Mei 2022 atau saat pemerintah resmi mencabut larangan ekspor CPO dan turunannya, harga rata-rata minyak goreng curah di Indonesia masih mencapai Rp18.700 per kg atau jauh di atas harga eceran tertinggi (HET) Rp15.500 per kg. Selengkapnya di halaman depan Harian Solopos edisi Jumat (27/5/2022).

Kerasukan Gepeng yang Menuai Pujian

SOLOSrimulat: Hil yang Mustahal bukan film biasa. Film ini menggambarkan dengan detail para tokoh pelawak legendaris anggota Srimulat, begitu pula kemiskinan di era 1980-an yang menjadi latar belakang kehidupan mereka. Itu pula yang membuat Bio One, pemeran Gepeng Srimulat, tak henti menuai pujian.

Sutradara kondang Hanung Bramantyo bahkan sempat menuliskan kekagumannya terhadap pembawaan Bio One. Hanung menceritakan bagaimana transformasi Bio jadi sosok yang legendaris. “Tak hanya postur, logat, wajah, cara ngomong. Tapi semua. Ibarat orang lagi kerasukan arwah Gepeng,” tulis Hanung, Selasa (24/5/2022) lalu.

Saat berbincang dengan Solopos di Cinema XXI Solo Paragon Mall, Minggu (22/5/2022). Bio menceritakan bagaimana prosesnya membawakan karakter almarhum Gepeng. Bio juga akrab dengan Supiyah, istri almarhum Gepeng, Bio menghidupkan sosok gepeng dengan riset panjang.

Baca juga: Begini Kocaknya Bio One Cs Dari Film Srimulat Saat Kunjungi Solopos

Di antaranya melakukan observasi selama tiga hari di Solo. Dia bertemu keluarga dan kerabat Gepeng, hingga berziarah ke makam almarhum. Bio juga sempat mempelajari kesenian tradisi di Solo bersama pendiri Teater Gidag Gidig dan pemimpin Sanggar Seni Kemasan, Bambang Sugiarto.

Bersama Bambang, dia mendapatkan gambaran tentang, kehidupan seniman tradisi jalanan Solo pada zaman dulu, khususnya era 1980-an. Itu adalah latar belakang Srimulat: Hil yang Mustahal. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk melakukan riset mengenai Gepeng, dari foto, literatur, dan video.

Namun, Bio mengaku lebih senang melakukannya di lapangan. Dia memilih bertemu komunitas dan lingkungan keluarga tokoh yang akan dia perankan. Selengkapnya di halaman depan Harian Solopos edisi Jumat (27/5/2022).

Juli, KRL Palur Mulai Beroperasi

SOLO — Kementerian Perhubungan berencana mengoperasikan kereta rel listrik (KRL) Solo Balapan/Solo Jebres-Palur pada pekan pertama Juli 2022. Hal itu mengemuka dalam uji coba KRL yang dilakukan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Keduanya menjajal KRL dari Stasiun Solo Balapan sampai Stasiun Palur atau rute KRL sepanjang 6,2 kilometer. Kereta berjalan mulai pukul 13.49 WIB dan tiba di Stasiun Palur tak sampai 10 menit.

“Pekerjaaan relatif selesai, Insya Allah Juli mulai. Ini menunjukkan konsistensi kami bahwa aglomerasi tak terbantahkan. Satu kota dengan kota sekitarnya harus dihubungkan dengan angkutan massal,” kata Budi.

Baca juga: Cepat Banget! Segini Waktu Tempuh Solo Balapan-Palur Naik KRL

Dia mengklaim layanan KRL digemari masyarakat, salah satunya dengan jumlah penumpang KRL Solo-Jogja yang meningkat 50% selama periode Lebaran 2022. Angkutan aglomerasi harus dimulai, baik itu kereta, bus, atau jenis angkutan lain.

“Saya nanti mengoordinasi angkutan, tak hanya Solo namun juga di Bandung dan Surabaya. Solo dengan Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, Klaten,” jelas dia. Jumlah kendaraan pribadi yang meningkat bisa berdampak pada kemacetan lalu lintas, KRL merupakan solusi moda transportasi yang ramah lingkungan.

Budi dan Gibran sempat singgah di Stasiun Palur lalu mendengar paparan mengenai rencana pengembangan jaringan elektrifikasi dan layanan KRL terintegrasi di Aglomerasi Solo-Jogja. Progres fisik kumulatif elektrifikasi Solo Balapan-Palur mencapai 84,33%. Selengkapnya di halaman Soloraya Harian Solopos edisi Jumat (27/5/2022).



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago