top ear
Harian Umum Solopos edisi Kamis (9/4/2020) dengan headline kisah dokter yang menginfus diri sendiri.
  • SOLOPOS.COM
    Harian Umum Solopos edisi Kamis (9/4/2020) dengan headline kisah dokter yang menginfus diri sendiri.

Solopos Hari Ini: Dokter Menginfus Diri Sendiri

Harian Umum Solopos edisi hari ini, Kamis (9/4/2020), menyajikan headline kisah dokter yang menginfus diri sendiri.
Diterbitkan Kamis, 9/04/2020 - 09:00 WIB
oleh Solopos.com/Ginanjar Saputra
2 menit baca

Solopos.com, SOLO — Hampir satu bulan ini aktivitas dr Liana Herlina berubah. Sejak pandemi Covid-19 terjadi, hari-hari bagi dia menjadi lebih panjang dari biasanya. Dokter itu bahkan sempat menginfus diri sendiri.

Peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo itu menjadi garda terdepan di salah satu rumah sakit (RS) rujukan Covid-19 di Kota Bengawan. Ia jugalah yang menangani pasien pertama Covid-19 di RS itu.

Kisah mengenai dokter yang menginfus diri sendiri itu menjadi headline di Harian Umum Solopos edisi hari ini, Kamis (9/4/2020). Berita tersebut bisa disimak selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Selain kabar dokter yang menginfus diri sendiri, ada pula kabar utama mengenai perayaan pencabutan karantina di Wuhan China.

Perayaan Pencabutan Karantina Wuhan

Tiongkok resmi mencabut karantina wilayah di Kota Wuhan setelah berlangsung 76 hari akibat merebaknya wabah Covid-19 yang berawal di kota itu.

Karantina wilayah diberlakukan di kota berpenduduk 11 juta jiwa itu sejak 23 Januari untuk mencegah persebaran virus corona lebih lanjut. Salah satu penanda usainya karantina wilayah adalah diberangkatkannya kereta cepat bernomor registrasi G431 dari Wuhan ke Nanning, Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, Tiongkok selatan, Rabu (8/4/2020).

Simak secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, ada kabar mengenai belum adanya PHK di Wonogiri. Ada pula kabar mengenai 121 mahasiswa perantau di Unvet Bantara yang mendapatkan bantuan.

Belum Ada PHK Pekerja Industri di Wonogiri

Belasan perusahaan di Wonogiri hingga Selasa (7/4/2020) lalu belum ada yang memutus hubungan kerja atau merumahkan pekerja. Mereka memiliki strategi menghadapi situasi sulit karena wabah virus corona (Covid-19), sehingga bisa bertahan meski harus menerapkan beberapa kebijakan, seperti meliburkan pekerja secara bergiliran dan sebagainya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Wonogiri, Ristanti, saat ditemui Espos di kantornya, Rabu (8/4/2020), menginformasikan tim memonitor 14 perusahaan yang memiliki pekerja lebih dari 100 orang untuk memastikan menerapkan protokol-protokol guna memutus penularan Covid-19 di tempat kerja.

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.

121 Mahasiswa Perantau Dapat Bantuan

Sebanyak 121 mahasiswa Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo mendapatkan bantuan sembako selama pembelajaran online di tengah pandemi virus Covid-19.

Mereka merupakan mahasiswa perantau yang tak bisa mudik ke kampung halaman dan bertahan di tempat indekos.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Editor : Profile Ginanjar Saputra
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

Properti Solo & Jogja


berita terkait