Solopos Hari Ini: Dilema PTM 100%

Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100% diliputi dilema ancaman penularan Covid-19 khususnya varian Omicron yang kian meluas.
SHARE
Solopos Hari Ini: Dilema PTM 100%
SOLOPOS.COM - Harian Solopos edisi Senin (17/1/2022).

Solopos.com, SOLO — Jumlah pasien Covid-19 di RS yang menunjukkan tren peningkatan seiring lonjakan kasus Omicron di Indonesia mengantui pelaksanaan PTM 100%. Harian Solopos edisi Senin (17/1/2022) mengusung headline terkait dilema pelaksanaan PTM 100%.

Dilema PTM 100%

SOLO-Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100% diliputi dilema ancaman penularan Covid-19 khususnya varian Omicron yang kian meluas. Meski gejala Omicron kerap dianggap ringan, angka keterisian rumah sakit (RS) meningkat.

PromosiTop! Bos Tokopedia Masuk List Most Extraordinary Women Business Leader

Faktanya, jumlah pasien Covid-19 di RS menunjukkan tren peningkatan seiring lonjakan kasus Omicron yang terkonfirmasi di Indonesia. Berdasarkan data GISAID yang diakses Espos, Minggu (16/1/2022), kali terakhir data spesimen positif Omicron dimasukkan ke platform tersebut pada Jumat (14/1/2022) dan jumlah total kasus mencapai 576.

Baca Juga: Kota Madiun Belum Terapkan PTM 100%, Ini Alasannya

Jumlah itu merupakan 65,10% dari total kasus Covid-19 dalam empat pekan terakhir. Padahal beberapa hari sebelumnya, tepatnya 9 Januari 2022, jumlah kasus Omicron yang terkonfirmasi baru 337 atau 42,80% dari total kasus sejak empat pekan sebelumnya. Berita selengkapnya bisa dibaca di Harian Solopos edisi Senin (17/1/2022).

Di halaman Soloraya, Harian Solopos menyajikan berita terkait realisasi program Papi Sarimah di Kota Solo.

Warga  Bingung Soal Bank Sampah

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo diminta menyiapkan bank sampah minimal satu kelompok di tiap RW. Warga masih bingung untuk menyalurkan sampah anorganik karena jumlah bank sampah sedikit.

Bank sampah juga terkait instruksi Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, yang meminta program Paksa Pilah Sampah dari Rumah (Papi Sarimah) di Kecamatan Banjarsari untuk diterapkan di empat kecamatan lainnya.

Baca Juga: 4 Tahun Nabung di Bank Sampah, Warga Purwosari Solo Kumpulkan Rp16 Juta

Ketua Gerakan Orang Muda Peduli Sampah (Gropesh) sekaligus Ketua Komunitas Bank Sampah Kerja Nyata Soloraya, Denok Marty Astuti, Minggu (16/1/2021), mengatakan keberadaan bank sampah sangat penting agar masyarakat tak hanya dipaksa memilah. Namun, mereka juga teredukasi untuk peduli pada lingkungan, dan mendapatkan tambahan income.

“Minimal satu RW satu bank sampah saya rasa sudah cukup menampung. Kebijakan Kementerian Lingkungan Hidup memang satu RW satu,” kata dia. Berita selengkapnya bisa dibaca di Harian Solopos edisi Senin (17/1/2022).

Di halaman Wonogiri, Harian Solopos menyajikan headline terkait dua bencana alam yang melanda dua kecamatan di Wonogiri.

Bencana Alam Melanda Dua Kecamatan

WONOGIRI – Dua bencana alam menerjang wilayah Wonogiri. Angin kencang dan tanah longsor terjadi di dua kecamatan berbeda.

Hujan lebat disertai angin kencang melanda Ngadirojo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, pada Sabtu (15/1/2022), mengakibatkan tiga rumah warga rusak dan tiga pohon tumbang.

Informasi yang dihimpun Espos dari BPBD Wonogiri menyebutkan angin kencang tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Akibatnya, genting di tiga rumah warga rontok.

“Benar, tapi sudah terkondisikan [ditangani],” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri, Bambang Haryanto, saat dimintai konfirmasi Espos, Minggu (16/1/2022).

Baca Juga: Gerdu Wonogiri Longsor, Warga Langsung Gelar Kerja Bakti

Rumah yang terdampak angin kencang tersebut milik Sriyanto, Supriyadi, dan Andreas. Ketiganya berlokasi di Sanggrahan RT 001/RW 008, Desa Ngadirojo Kidul, Kecamatan Ngadirojo. Kerugian akibat bencana tersebut diperkirakan Rp4,5 juta.

Selain merusak rumah, angin kencang juga membuat tiga pohon tumbang di wilayah yang sama. Salah satunya yakni pohon jati di dekat Gedung PLKB Kecamatan Ngadirojo. Pohon jati itu menimpa sebagian atap bangunan PLKB. Pohon tumbang juga sempat menghalangi pengguna jalan yang melintas di jalur penghubung RT 001 dengan RT 002 di RW 008.

Sementara itu, hujan deras dengan intensitas tinggi mengakibatkan tanah longsor di lingkungan Gerdu, Giripuro, Wonogiri. Berita selengkapnya bisa dibaca di Harian Solopos edisi Senin (17/1/2022).



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago