Solopos Hari Ini: Bersiap Menghadapi Lonjakan Kemiskinan

Koran Solopos hari ini mengulas soal potensi lonjakan angka kemiskinan akibat pandemi Covid-19.
Solopos Hari Ini: Bersiap Menghadapi Lonjakan Kemiskinan

Solopos.com, SOLO — Koran Solopos edisi hari ini, Jumat (30/7/2021) hadir dengan berita utama berjudul Bersiap Menghadapi Lonjakan Kemiskinan. Berita ini mengulas tentang kemiskinan yang meningkat seiring pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak Maret 2020. Pemerintah juga bersiap menghadapi potensi naiknya angka kemiskinan pada September 2020.

Secara nasional, meski dari September 2020 ke Maret 2021 angkanya turun, data menunjukkan selama 2020 penduduk miskin bertambah 1.277.750 orang. Pada 2019, jumlah penduduk miskin tercatat sebanyak 25.213.040 orang. Sedangkan pada 2020, jumlah tersebut naik menjadi 26.490.790 orang.

Di Jawa Tengah (Jateng), jumlah penduduk miskin bertambah 237.670 orang dari 2019 hingga 2020. Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data melandainya kemiskinan yang dihitung dari Maret 2021 terhadap September 2020.

Baca Juga: Mal Masih Tutup, Pemkot Solo Siap Kehilangan Pendapatan

Dalam data itu, persentase penduduk miskin di Jawa Tengah (Jateng) pada Maret 2021 sebesar 10,14%, atau turun 0,05% terhadap September 2020 dan meningkat 0,36% terhadap Maret 2020.

Sementara itu dalam hal persentase kemiskinan, Jateng naik dari 10,80% pada 2019 menjadi 11,41% pada 2020. Sedangkan di Soloraya, persentase kemiskinan juga naik di seluruh kabupaten/kota.

Berita lain yang Anda bisa simak di Koran Solopos hari ini di antaranya:

Baca Juga: Intip Skenario Pemerintah Hadapi Virus Corona Varian Delta Plus

Sepeda Pelipur Lara Vino

Duka Vino setelah berpulangnya kedua orang tuanya mungkin belum hilang. Tetapi setidaknya perhatian datang untuk mengurangi rasa kehilangannya, mulai dari sang nenek hingga Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Bocah berusia 10 tahun yang bernama lengkap Alviano Dafa Raharjo itu menjadi yatim piatu setelah kedua orang tuanya meninggal dunia karena Covid-19. Kisahnya menggugah empati berbagai pihak sekaligus mengingatkan publik akan besarnya dampak pandemi bagi anak-anak.

Vino yang masih duduk di kelas IV SD kini tinggal di RT 004, Kampung Linggang, Purworejo, Kecamatan Tering, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur (Kaltim). Kino Raharjo dan Lina Safitri, kedua orang tua Vino yang berasal dari Sragen meninggal dunia karena Covid-19.

Ibunya meninggal pada Senin (19/7/2021) lalu dan ayahnya menyusul meninggal dunia sehari kemudian, Selasa (20/7/2021). Kondisi Vino yang yatim piatu karena keganasan Covid-19 itu ternyata mengundang keprihatinan Presiden Jokowi. Presiden lantas mengirimi sepeda kepada Vino sebagai hiburan.

Baca Juga: Jateng Jadi Provinsi Pelopor Layak Anak

BOR RS Turun di Bawah 90%

Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah dr. Moewardi (RSDM) Solo membongkar salah satu tenda yang didirikan di parkiran RS setempat, Kamis (29/7/2021).

Pembongkaran itu menyusul jumlah pasien rujukan yang turun sejak awal pekan ini. Dari tiga tenda besar dan satu tenda kecil, tersisa dua tenda besar dan satu tenda kecil.

“Belum dibongkar semua untuk berjaga-jaga. Tinggal dua tenda.” kata Direktur RSDM Solo, Cahyono Hadi, kepada Espos, Kamis sore.

Cahyono mengatakan dari kapasitas total 635 tempat tidur, tinggal terisi 400-an. Jumlah itu termasuk tempat tidur ICU (intensive care unit). “Memang sudah berkurang lumayan banyak pasien yang dirawat di RSDM,” ucapnya.

Berbagai berita pilihan yang dimuat di Koran Solopos Hari Ini bisa Anda simak di Espos Premium.


Promo & Events
Berita Terkait
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago