[x] close
Solopos Hari Ini: Beban RS Kian Berat
Solopos.com|umum

Solopos Hari Ini: Beban RS Kian Berat

-Koran Solopos Hari Ini edisi Senin (14/12/2020) mengulas tentang beban rumah sakit di Soloraya yang kian berat seiring meningkatnya kasus Covid-19.

Solopos.com, SOLO--Koran Solopos Hari Ini edisi Senin (14/12/2020) mengulas tentang beban rumah sakit di Soloraya yang kian berat.-Koran Solopos Hari Ini edisi Senin (14/12/2020) mengulas tentang beban rumah sakit di Soloraya yang kian berat.

Beban rumah sakit (RS) di Soloraya kian bertambah dengan meningkatnya jumlah pasien rawat inap maupun rawat jalan reguler dalam dua pekan terakhir. Ini seiring dengan kian penuhnya ruang isolasi untuk pasien Covid-19.

Sejak kasus Covid-19 melonjak, para pengelola RS di Jateng diminta menambah jumlah ruang isolasi khusus. Kini juga terjadi peningkatan pasien non-Covid-19 yang masuk RS.

Manajer Humas dan Pemasaran RS Kasih Ibu, Divan Fernandes Lienardi, mengatakan tren peningkatan pasien bukan Covid-19 yang menjalani rawat inap meningkat dua pekan terakhir. Jumlah keterisian sekitar 80 persen dari 100an tempat tidur yang tersedia kemarin siang.

"Ada peningkatan. Jumlahnya antara 70 persen sampai 90 persen pada beberapa minggu ini. Mungkin ada pengaruh pada musim hujan," kata dia kepada Espos, Minggu (13/12/2020).

Selengkapnya baca E-paper Solopos.

Tarik Ulur Karantina di Solo

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo masih menggodok regulasi terkait karantina mandiri bagi pemudik di momen libur panjang Natal dan Tahun Baru. Pemkot juga bakal mengajak sejumlah pihak, utamanya pelaku wisata dan perhotelan guna menangguk masukan. Regulasi itu diharapkan tidak mengabaikan hak dasar warga, misalnya bepergian untuk menikah, menjenguk orangtua yang sakit, dan sebagainya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Ahyani, mengatakan pihaknya masih membahas kategori pemudik yang bakal diminta karantina di Solo Technopark (STP). Salah satunya, memilah kepentingan mereka datang ke Kota Bengawan.

“Kalau kepentingan memenuhi hak dasar, menikah, menjenguk orang tua sakit, itu ‘kan masuk pengecualian. Makanya, saringan akan lebih diketatkan lagi. Kami kemarin berdebat panjang di ruang rapat karena itu. Jangan sampai regulasi ini melanggar hak dasar,” kata dia, Minggu (13/12/2020).

Selengkapnya baca E-paper Solopos

Bengawan Sempat Siaga Kuning

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo meminta masyarakat yang tinggal di dekat sungai untuk waspada menyikapi hujan deras yang terus mengguyur Kota Bengawan dalam beberapa hari terakhir. Tinggi muka air (TMA) Sungai Bengawan Solo bahkan sempat masuk siaga kuning, meski berangsur turun kembali ke hijau.

Berdasarkan informasi peringatan cuaca dini yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ahmad Yani, Semarang menunjukkan pergerakan awan hujan terlihat di beberapa daerah di Jawa Tengah pada 12-15 Desember 2020. Cuaca ekstrem dengan curah hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, masih akan terjadi di beberapa wilayah di Jawa Tengah.

Kepala BMKG Ahmad Yani Semarang, Achadi Subarkah Raharjo meminta masyarakat berhati-hati terhadap cuaca ekstrem yang memungkinkan terjadinya angin puting beliung, hujan lebat disertai kilat, hujan es, dan lainnya. “Dampaknya bisa banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, jalan licin, dan sebagainya," kata dia, dalam rilis yang diterima Espos, Minggu (13/12/2020).

Selengkapnya baca E-paper Solopos

Penataan Taman Balekambang Hampir Kelar

Penataan Taman Balekambang bersumber dana dari Kementerian Pariwisata diperkirakan rampung 15 Desember ini. Proyek yang menelan anggaran senilai Rp5,2 miliar itu fokus pada jalan masuk.

Hingga Minggu (13/12/2020), penataan sudah mencapai tahap pengaspalan dan penyelesaian casting di kawasan tersebut. Pekerjaan yang dimulai pada 25 Oktober itu memang ditenggat selesai sebelum berganti tahun.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Solo, Nur Basuki, mengatakan secara umum penataan kawasan menyasar perbaikan drainase dan pelebaran jalan.

"Pelebaran jalan 4,5 meter, perbaikan saluran drainase, dan pembuatan jalur pedestrian di akses pintu timur Taman Balaikambang dan melebar ke sejumlah kawasan lainnya seperti Jl. RM Said, sekitar Manahan, hingga Pasar Depok. Kontrak kerjanya selesai pada 15 Desember besok,” kata dia, kepada wartawan.

Selengkapnya baca E-paper Solopos


Berita Terkait
Indeks Berita
Promo & Events
Terpopuler
Berita Terkini
Indeks

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago