Bengawan Solo pada 1860-an. Litografi berdasarkan lukisan oleh Abraham Salm.
(Tropenmuseum, part of the National Museum of World Cultures)
Espos Plus Jateng

Solo Valley Werken, Proyek Gagal Belanda di Lembah Sungai Bengawan Solo

Pemerintah Hindia Belanda pernah menginisiasi Solo Valley Werken, proyek pengendalian banjir dan pembuatan jaringan irigasi yang termahal pasca-perang Jawa, namun sayangnya gagal.

Solopos.com, BOJONEGORO — Pada akhir abad ke-19, Pemerintah Hindia Belanda menginisiasi proyek Solo Valley Werken, yang merupakan program pengendalian banjir dan pembuatan jaringan irigasi yang membentang dari Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Gresik dan Surabaya. 

Biaya proyek tersebut membengkak, yang akhirnya membuat pemerintah kolonial menghentikan program Solo Valley Werken dan membiarkan lahan-lahan yang sudah disiapkan terbengkalai. Hulu sungai berada di desa di Kecamatan Ngraho. 

Berita Terpopular
Indeks Berita
Part of Solopos.com
Punya akun? Silahkan login
Daftar sekarang...
Support - FaQ
Privacy Policy
Tentang Kami
Kontak Kami
Night Mode