[x] close
top ear
Ilustrasi razia kendaraan. (Solopos-dok)
  • SOLOPOS.COM
    Ilustrasi razia kendaraan. (Solopos-dok)

Solo KLB Corona, Razia Kendaraan Bakal Ditiadakan

Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Busroni, membenarkan operasi kendaraan bermotor untuk sementara waktu ditiadakan.
Diterbitkan Minggu, 22/03/2020 - 16:38 WIB
oleh Solopos.com/Ichsan Kholif Rahman
2 menit baca

Solopos.com, SOLO -- Kapolresta Solo, Kombes Pol Andy Rifai, menegaskan menunda seluruh perizinan yang melibatkan massa dalam jumlah banyak di Kota Solo selama mewabahnya virus Covid-19. Polresta Solo juga meniadakan operasi atau razia kendaraan motor sesuai dengan instruksi Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz melalui Maklumat Kapolri tertanggal Kamis (19/3/2020).

Tambah 1, Pasien Positif Corona di Jateng Jadi 15 Orang

Kapolresta Solo, Kombes Pol Andy Rifai, mengatakan melalui maklumat itu izin keramaian seperti kegiatan konser musik, pekan raya, festival, dan pasar malam akan ditunda. Ia menyarankan masyarakat untuk tetap berada di rumah untuk mencegah penularan virus Covid-19.

"Kami membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Solo untuk mencegah perkembangan virus ini. Terkait pangan juga terus dalam pantauan kami meskipun hingga saat ini Kota Solo masih aman," ujar Kapolres kepada Solopos.com Minggu (22/3/2020).

Ia menambahkan dalam situasi Kejadian Luar Biasa (KLB) Kota Solo, apabila masih ada massa yang menggelar unjuk rasa atau keramaian ia menyebut aksi itu jelas ilegal. Sementara itu, ia menyebut apabila dalam aksi massa itu memenuhi unsur pidana ia akan menindaklanjuti proses itu.

Update! Ada 64 Kasus Baru, Pasien Positif Corona Indonesia 514 Orang

Selain Razia Kendaraan Solo

Ia menegaskan saat ini Tim Siber Polresta Solo juga memantau perkembangan informasi yang beredar di media sosial guna mengantisipasi hoaks.

Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Busroni, membenarkan operasi atau razia kendaraan bermotor untuk sementara waktu ditiadakan. Namun, kepolisian tetap memberi sanksi tilang bagi pelanggaran lalu lintas kasat mata yang berpotensi kecelakaan seperti melawan arus lalu lintas, menerobos alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL), dan tidak memakai helm.

Kronologi Pemancing Temukan Mayat Bayi Berari-Ari di Kali Dengkeng Klaten

"Kalau konvoi kendaraan berpotensi kerumunan belum ada saat ini. Kalau kemarin pada Sabtu (21/3/2020) malam klub-klub motor yang nongkrong kami bubarkan," ujarnya.


Editor : Profile Jafar Sodiq Assegaf
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini