Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Solo Batik Music Festival di Pura Mangkunegaran, Masuk Venue Wajib Pakai Batik

Para penonton acara Solo Batik Music Festival di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo, 1-2 Oktober 2022, wajib mengenakan busana batik.
SHARE
Solo Batik Music Festival di Pura Mangkunegaran, Masuk Venue Wajib Pakai Batik
SOLOPOS.COM - Panggung konser Solo Batik Music Festival di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo terus dipersiapkan, Jumat (30/9/2022) sore. (Solopos/Kurniawan)

Solopos.com, SOLO — Perpaduan musik, batik, dan kuliner siap memanjakan pengunjung di acara Solo Batik Music Festival (SBMF) memeriahkan Hari Batik Nasional di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo, Sabtu-Minggu (1-2/10/2022).

Tak hanya itu, semua orang yang masuk venue termasuk penonton wajib mengenakan busana batik. Acara tersebut akan diisi konser musik sejumlah musisi nasional seperti Ada Band, Kangen Band, Tiara Andini, Raisa, HIVI!, Fiersa Besari, dan artis lainnya.

PromosiTokopedia Card Jadi Kartu Kredit Terbaik Versi The Asian Banker Awards 2022

Ada juga stan-stan kuliner yang menyuguhkan aneka menu yang menggugah selera. Project Officer Solo Batik Music Festival, Intan Dhenisyaputri, saat diwawancarai Solopos.com, Jumat (30/9/2022), mengatakan opening gate pada Sabtu dijadwalkan pukul 13.00 WIB.

Sedangkan pentas musik digeber mulai sekitar pukul 14.00 WIB sampai malam hari. Hari pertama ada penampilan Ada Band, D’ Masiv, Kangen Band, Jungkat-Jungkit, Raisa, dan Smaratantra.

“Tapi mereka dijadwalkan mulai tampil pukul 16.30 WIB dengan penampilan Ada Band. Setelah itu dilanjut musisi-musisi nasional semua,” ujarnya.

Baca Juga: Ada Raisa hingga Kangen Band di Solo Batik Music Festival, Ini Jadwalnya

Sedangkan pada hari kedua, Minggu, musisi yang akan tampil di Sobat Fest Mangkunegaran Solo mulai dari Fiersa Besari, HIVI!, Juicy Luicy, Rizki Febian, Tiara Andini, dan musisi lainnya.

“Ada sembilan artis atau musisi nasional, dan enam musisi lokal. Kami ingin musisi lokal kian dikenal,” urainya. Intan menjelaskan penyelenggara menggandeng Swara Gembira, komunitas pegiat seni dan budaya dalam penyelenggaraan Solo Batik Music Festival.

Pasar Batik

Menurutnya, Swara Gembira akan membuka semacam pasar yang menjual berbagai produk batik. Dengan keberadaan dan kontribusi mereka diharapkan bisa lebih mengenalkan batik kepada anak-anak muda.

Sehingga generasi muda lebih suka dengan batik dan tidak malu mengenakannya ketika keluar rumah, baik jalan-jalan, bertemu teman dan acara lainnya. “Anak-anak muda bisa lebih tahu dan suka dengan batik, tidak malu pakai batik saat keluar rumah. Pakai batik bisa tetap keren,” terangnya.

Baca Juga: Sambut Sobat Fest, 96 Kerai Bambu Mural Batik Hiasi Pagar Mangkunegaran Solo

Pemilihan Solo sebagai lokasi acara, menurut Intan, juga tidak lepas dari citra kota ini sebagai salah satu sentra batik. Lebih dari itu, ia mengatakan, Solo Batik Music Festival di Mangkunegaran diharapkan bisa menjadi acara tahunan di kota ini.

“Acara ini officially promoted by Seraya Group yang base di Bandung. Tapi kami ingin ada konsep batik, sehingga acara ini kami geber di Solo,” paparnya.

Untuk mengangkat batik di momentum Hari Batik Nasional, Intan menjelaskan penyelenggara mengusung suasana batik. Seperti dengan adanya dekorasi kerai yang dilukis beragai objek dengan tema batik. Para penonton juga diimbau mengenakan batik.

“Kami mengusung konsep batik, sehingga ambience yang kami munculkan untuk dekorasi. Para penonton juga kami ingin berkain atau berbatik. Juga untuk para artisnya, semua harus memakai pakaian batik, atau berkain. Tamu undangan juga,” terangnya.

Baca Juga: Keren! Sekelompok Seniman Muda Solo Ubah Tirai Bambu Jadi Mural Batik Cantik

Harga Tiket Solo Batik Music Festival

Untuk semakin menambah suasana batik, Intan menjelaskan, panggung konser di Mangkunegaran Solo juga didesain dengan nuansa batik. Seperti logo-logo batik yang akan dimunculkan dari perangkat digital. “Ambience yang akan dirasakan akan sama dengan yang ada di IG,” sambungnya.

Warga yang menonton di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo mesti merogoh kocek Rp150.000 hingga Rp200.000 untuk tiket masuk. Diperkirakan ribuan penonton akan menyaksikan acara tersebut dari Sabtu-Minggu.

Penjelasan senada disampaikan Koordinator Lapangan Solo Batik Music Festival, Blontang Poer. Menurutnya, jumlah penonton yang akan datang sekira 5.000 orang per hari. Mereka diharapkan mengenakan pakaian batik dengan berbagai motif dan model.

Baca Juga: Wah, Ada 1.000 Motif Batik Kuno hingga Kekinian dalam Pameran di Kauman Solo

Selain konser musik, menurutnya, ada puluhan stan kuliner yang meramaikan Solo Batik Music Festival. Kuliner-kuliner itu diutamakan yang merupakan khas Solo. Mereka yang menggelar stan di lokasi acara telah melalui proses kurasi termasuk dari aspek rasa.

Diharapkan dengan mengikuti acara tersebut mereka bisa mendapatkan keuntungan yang banyak. Pantauan Solopos.com, kuliner yang akan meramaikan Solo Batik Music Festival seperti Bakso 88, Sosis Gajahan, Batagor Pak Rudy, Kedai Barokah dan Taktaboki.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode