top ear
Pernikahan dini Siswa SMK. (istimewa/Facebook/Husnul Hafizah)
  • SOLOPOS.COM
    Pernikahan dini Siswa SMK. (istimewa/Facebook/Husnul Hafizah)

Siswa SMK di Lombok Nikahi Dua Cewek Sekaligus, Begini Kisah Sebenarnya

Sudirman Kepala SMK Negeri 1 Gerung menyesalkan masalah pernikahan ini.
Diterbitkan Sabtu, 17/10/2020 - 07:20 WIB
oleh Solopos.com/Indah Pranataning Tyas
3 menit baca

Solopos.com, SOLO — Foto pernikahan seorang siswa SMK dengan dua perempuan sekaligus viral di media sosial. Pernikahan dini siswa SMK itu terjadi di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.

Viral Siswa SMK Nikahi Dua Pacarnya Dalam Sepekan

Diketahui foto tersebut awalnya diunggah oleh akun Facebook Husnul Hafizah pada 12 Oktober 2020. Kemudian foto tersebut viral, salah satunya diunggah oleh akun Instagram omg.indonesia.id, pada Jumat (16/10/2020).

Dalam keterangan unggahan tersebut, pernikahan dini ini dilakukan oleh siswa berinisial AR. AR diketahui sebagai siswa SMK Negeri Gerung Lombok Barat.

Sementara dua wanita yang dinikahi AR diketahui juga masih terdaftar sebagai siswa SMA. Istri pertama AR berinisial FR yang merupakan siswi kelas 2 SMA Negeri di Kecamatan Lingsar. sedangkan istri kedua AR berinisial MR masih duduk di bangku kelas 2 di salah satu Madrasah Aliyah di Kecamatan Sekotong Tengah, Lombok Barat.

Video Sejoli Bercumbu di Taman Kota Ponorogo Viral di Medsos

Dalam unggahan tersebut, dituliskan bahwa AR menikah dengan FR pada Kamis (17/9/2020), kemudian belum cukup sebulan AR menikahi MR pada Senin (12/10/2020). Menurut kabar yang beredar MR datang ke rumah AR untuk meminta di nikahkan karena tak terima, laki-laki yang sudah dipacarinya selama tiga tahun menikah dengan perempuan lain.

Kalau Bisa Tetap Sekolah

Ibu AR juga mengetahui hubungan tersebut. Dirinya juga sempat heran ketika AR membawa FR dan minta dinikahkan. Ibu AR juga menegaskan bahwa pernikahan dini tersebut tidak dikarenakan hamil di luar nikah.

Walau sudah menikah, Ibu AR berharap pihak sekolah bisa memberi kelonggaran terhadap AR. Sehingga anaknya bisa terus melanjutkan sekolahnya sampai ke bangku kuliah.

Cerita dari Mereka yang Kecanduan Nonton Video Porno

Dari keterangan unggahan tersebut, perayaan pernikahan dini ini terjadi pada 10 oktober 2020. Terlihat pula istri pertama AR juga duduk di pelaminan tersebut.

Tentunya unggahan ini juga menuai berbagai komentar dari netizen. Banyak netizen yang mengecam pernikahan dini tersebut, dan mengkhawatirkan masa depan mereka.

Terus mau kasih makan apa? Gak mikir Panjang si bocil,” ungkap akun Instagram arumakunti.

Punya apa si cowok bisa sampe nikahin 2 cewek sekaligus, heii dia bahkan blm lulus masih SMA duh sedih banget kesian cewe nya masa depannya gimana deh,” ujar akun Instagram nisaulka_.

kalo udah nikah, ya gaboleh sekolah lah aturannya,” kata akun Instagram fandhika_p.

Pasien Positif Covid-19 Madiun Tambah 2, Semuanya Dari Kecamatan Taman

Kepala SMK Menyesal

Dikutip Suarasulsel.id, Jumat (16/10/2020), pernikahan ini terjadi di Desa Cendimanik, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat. AR mengaku sebelumnya tidak pernah berencana akan menikahi dua perempuan sekaligus. Namun, kini AR menganggap pernikahannya ini sudah menjadi suratan takdirnya.

Sudirman Kepala SMK Negeri 1 Gerung Lombok menyesalkan masalah pernikahan ini. Pasalnya hingga kini pihak sekolah belum menerima laporan tentang pernikahan tersebut. Namun pihak sekolah mengaku akan mengizinkan AR untuk tetap sekolah dan mengikuti ujian nasional.

Sementara itu Sekretaris BP2KBPA3A Lombok Barat Erni Yuliana, mengatakan pernikahan tersebut tidak tercatat secara administasi negara. Karena dinilai melanggar undang-undang pernikahan, serta undang-undang perlindungan anak.

Menurut Erni pihak desa seharusya bisa mencegah, supaya pernikahan tersebut tidak terjadi. Terlebih lagi AR dan kedua istrinya masih sama-sama pelajar. BP2KBPA3A saat ini sedang melakukan upaya penanganan seperti konseling, termasuk menyarankan pihak perempuan untuk melakukan penundaan kehamilan.

Menanggapi hal tersebut Rahman PLT kades Cendimanik, mengaku dirinya baru tau setelah dihubungi oleh media dan menyayangkan gagalnya upaya pencegahan pernikahan dini tersebut.


Editor : Profile Jafar Sodiq Assegaf
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com


berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini