Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Siaran TV Analog Dihentikan, Toko Elektronik di Sragen Diserbu Pencari STB

Sejumlah toko elektronik di Sragen diserbu pembeli sejak siaran tv analog dihentikan. Penjualan STB meningkat drastis.
SHARE
Siaran TV Analog Dihentikan, Toko Elektronik di Sragen Diserbu Pencari STB
SOLOPOS.COM - Sejumlah warga berjubel di toko elektronik di pinggir Jalan Raya Sukowati Sragendok, Sragen Wetan, Sragen, untuk sekadar membeli STB agar bisa menikmati saluran TV digital, Sabtu (3/12/2022). (Solopos.com/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN — Sejumlah toko elektronik di Kota Sragen diserbu warga pada hari pertama siaran televisi (TV) analog dihentikan. Sabtu (3/12/2022). Mereka berburu set top box (STB) meskipun harganya cukup mahal antara Rp250.000-Rp350.000 per unit agar bisa menikmati siaran TV digital.

Salah satu toko elektronik di Jalan Raya Sukowati, Sragen, Serba Jaya, menjadi jujukan warga membeli STB. Sejak buka pukul 07.00 WIB sejumlah warga berdatangan, mulai dari sekadar bertanya hingga membeli STB. Di toko ini, STB dijual Rp300.000 per unit.

PromosiMesin Baru di Mitsubishi L300 Euro 4: Lebih Bertenaga, Hemat Bahan Bakar

Seperti Pardi, 57, warga Srimulyo, Kecamatan Gondang, Sragen, yang jauh-jauh ke Sragen kota untuk mencari STB dengan harga murah. Ia tak bisa lagi menikmati siaran TV analog.

Kuis Solopos - Seru-seruan Asah Otak

“Saat melihat sepak bola, tahu-tahu siara TV hilang semua. Mau tidak mau ya harus beli STB. Harga di Mahbang, Sambungmacan, mencapai Rp350.000 per unit. Saya datang ke Sragen karena informasinya tadi pagi masih jual Rp280.000 per unit. Sekarang harganya Rp300.000 per unit. Berapa pun harganya ya beli. Ya, mau bagaimana lagi,” jelas Pardi saat berbincang dengan wartawan.

Baca Juga: 3 Perangkat Buat Nonton TV Digital Tanpa Beli TV Baru, Wong Solo Wajib Tahu!

Warga Sidorejo, Sragen Wetan, Sragen, Joko Suripto, 55, juga membeli STB agar bisa melihat siaran TV digital. Dia menyebut harga STB sekarang Rp300.000-Rp325.000 per unit. Dia menilai harga STB itu mahal karena biasanya hanya Rp200.000-Rp225.000 per unit.

“Kemarin malam masih bisa siaran di TV analog. Mulai tadi pagi sudah tidak bisa siaran TV akhirnya beli STB juga. Mau tidak mau ya harus pakai,’ katanya.

Terjual 100 Unit/Hari

Perwakilan pemilik Toko Serba Jaya Elektronik Sragen, Alex, mengungkapkan penjualan meningkat signifikan per hari ini. Biasanya sehari terjual 20-30 unit per hari, sekarang bisa sampai 100 unit.

“Harganya bervariasi tergantung kualitas barang. Untuk harga jual Matrix misalnya harga pasaran Rp275.000-Rp285.000 tetapi di kami tetap menjual Rp250.000 per unit. Hal ini bisa berjalan berapa lama kurang mengetahui. Sejak pukul 07.00 WIB sudah banyak yang antre. Permintaan meningkat berlipat-lipat,” jelasnya.

Baca Juga: Siaran TV Analog Berhenti di Boyolali, Warga: Set Top Box Jangan Langka & Mahal

Keramaian juga dijumpai di CV Diva Elektronik yang terletak di Jl. Raya Sukowati, Nglorog, Sragen. Manager Ritail CV Diva Elektronik Sragen, Agung Dwi Saputra, mengatakan permintaan STB meningkat dari biasanya 10 unit naik di atas 20 unit per hari. Dia mengatakan harga jualnya ada yang Rp250.000 per unit sampai Rp280.000 per unit.

Di sisi lain, Agung mengatakan permintaan televisi digital juga naik. Untuk semua permintaan televisi itu, jelas dia, ada 700-800 unit per bulan. Dia mengatakan untuk TV analog dijual dengan harga murah dan gratis STB.

Harga TV analog di CV Diva Elektronik atau Candi Elektronik, sebut dia, hanya Rp1,8 juta-Rp1,9 juta per unit untuk layar 32 inchi. “Harga televisi analog dan digital selisihnya tidak banyak, mungkin antara Rp200.000 – Rp300.000 per unit,” ujar Agung.



Info Digital Tekno
Indeks
Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Info Perbankan
Indeks
Interaktif Solopos
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Kuis Solopos - Seru-seruan Asah Otak
      Emagz Solopos
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Interaktif Solopos
      Kuis Solopos - Seru-seruan Asah Otak
      Solopos Stories
      Part of Solopos.com
      ISSN BRIN
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode