Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

SGS 2022 Digelar saat Low Season Hotel dan Restoran, Ini Alasannya

Tahun ini event Solo Great Sale (SGS) telah dimulai pada Minggu (25/9/2022) dan akan berakhir pada 30 Oktober 2022 nanti.
SHARE
SGS 2022 Digelar saat Low Season Hotel dan Restoran, Ini Alasannya
SOLOPOS.COM - Peserta dari Hotel Sahid Jaya menampilkan Rajamala dan gunungan saat kirab pembukaan Solo Great Sale (SGS) 2022 di area CFD Solo, Minggu (25/9/2022). (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO — Tahun ini event Solo Great Sale (SGS) telah dimulai pada Minggu (25/9/2022) dan akan berakhir pada 30 Oktober 2022 nanti. Event tersebut, selain bisa meningkatkan transaksi jual beli di Solo juga diharapkan bisa mendatangkan lebih banyak kunjungan di Solo.

Berbagai promosi pun telah dilakukan. Hal itu juga disampaikan Kabid Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Solo, Is Purwaningsih.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

“SGS ini menjadi destinasi wisata budaya. Wisata budaya ini juga termasuk wisata belanja yang sangat ditunggu [masyarakat]. SGS diharapkan menjadi pemantik dan pendorong ekonomi kita bangkit lebih cepat,” kata dia.

Ketua Panitia SGS 2022, M. Farid Sunarto, menegaskan tahun ini SGS 2022 digelar pada Oktober yang merupakan masa low season. “Event ini dilakukan pada masa low season, saat transaksi rendah, termasuk di restoran dan hotel. Dibandingkan bulan sebelumnya dan setelahnya, transaksi di Oktober sangat rendah,” kata dia.

Event Solo Great Sale (SGS) disebut dapat mengerek okupansi hotel di Solo dan sekitarnya sekitar 15%-20%. Diharapkan pada pelaksanaan SGS tahun ini juga dapat mendongkrak okupansi hingga di atas 70%.

Baca Juga: Ada CFD di Colomadu, CFD Slamet Riyadi Solo Tetap Ramai dan Banyak Event

Ketua PHRI Solo, Abdullah Suwarno, mengatakan berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan SGS dapat meningkatkan okupansi hotel maupun restoran.

Dikatakan, selama ini event SGS selalu digelar pada bulan-bulan low season. Dengan digelarnya SGS di masa-masa low season tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya beli atau mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Solo dan sekitanya.

“Pengalaman yang sudah-sudah, dari kondisi normal dengan diadakannya SGS, okupansi hotel bisa bertambah antara 15%-20%, ini data dari PHRI. Semoga nanti bisa berada di posisi 70% ke atas,” kata dia, Sabtu (24/9/2022).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Solo, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel di Kota Solo untuk hotel bintang pada Juli 2022 secara rata-rata tercatat sebesar 55,69%.

Baca Juga: SGS 2022 Disebut Mampu Dongkrak Okupansi Hotel di Solo Hingga 20 Persen

Angka tersebut secara keseluruhan mengalami kenaikan 3,22 poin dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 52,46%. TPK tertinggi tercatat sebesar 67,14 terjadi pada hotel bintang 4 dan bintang 5.

Sedangkan TPK hotel bintang di Kota Solo pada bulan Oktober 2021 tercatat sebesar 51,93 %, atau mengalami kenaikan sebesar 13,41 poin dibanding TPK bulan September 2021 yang tercatat sebesar 38,52%.

SGS 2022 dimulai Minggu (25/9/2022) kemarin. Ditargetkan ada 23.000 pelaku usaha yang akan terlibat sebagai pengisi tenant SGS 2022. Event tersebut juga akan menjadi ajang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat menggunakan transaksi nontunai.

Baca Juga: Resmi Dibuka, Begini Meriahnya Kirab Opening Ceremony SGS 2022 di CFD Solo

Gareng S. Haryanto, mengatakan tahun ini target transaksi SGS akan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. “Target transaksi tahun ini adalah Rp2 triliun,” kata dia di hadapan wartawan, Sabtu (24/9/2022).

Diketahui pada SGS 2021, target transaksi adalah Rp800 miliar. Dia berharap SGS bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di Solo.

Dia menambahkan event SGS 2022 ini didukung penuh oleh Bank Indonesia dan difasilitasi Pemerintah Kota Solo dalam kegiatan opening dan closing ceremony.

SGS menjadi event berbelanja yang istimewa di Solo karena dalam pelaksanaannya selalu ada hadiah undian yang menarik. Di antaranya ada satu unit rumah, satu unit mobil, lima unit sepeda motor, serta berbagai perangkat eletronik.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode