Setelah Pasar Janglot, Giliran 2 Rumah Depan Pasar Galeh Terbakar

Penyebab kebakaran itu belum diketahui secara pasti tetapi satu dari dua unit bangunan rumah rumah itu di Desa Galeh itu ludes dengan kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Setelah Pasar Janglot, Giliran 2 Rumah Depan Pasar Galeh Terbakar
SOLOPOS.COM - (Istimewa/Satpol PP dan Damkar Sragen)

Solopos.com, SRAGEN — Dua rumah milik warga Dukuh/Desa Galeh RT 001, Kecamatan Tangen, Sragen, hangus dilalap api pada Senin (27/9/2021) pukul 23.00 WIB.

Penyebab kebakaran itu belum diketahui secara pasti tetapi satu dari dua unit bangunan rumah rumah itu ludes dengan kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Kepala Desa Galeh, Tangen, Triyono, saat dihubungi Solopos.com, Selasa (28/9/2021) pagi, menyampaikan rumah yang terbakar itu sebenarnya milik Sunaryo dan istrinya yang meninggal dunia beberapa waktu lalu. Dia mengatakan rumah yang terletak di depan Pasar Galeh itu didiami anaknya Sunaryo yang bernama Edy.

Baca Juga: Brankas Berisi Rp300 Juta Selamat dari Kebakaran Pasar Janglot Sragen

“Informasi warga sumber api itu datang dari dapur. Entah korsleting atau dari gas belum diketahui pasti. Di depan rumah ada toko kelontong dan jualan gas elpiji tetapi selamat,” kata Triyono.

Dia mengatakan beruntung di depan rumah itu ada depot air isi ulang. Warga menggunakan air itu untuk memadamkan api sembari menunggu bantuan dari tim pemadam kebakaran yang baru dalam perjalanan menuju lokasi.

Baca Juga: Pasar Janglot Sragen Terbakar, Kerugian Ditaksir RP4,1 Miliar

Tak lama kemudian, tiga unit mobil pemadam kebakaran datang untuk memadamkan api. Sekitar pukul 24.00 WIB, api sudah padam. Dia memprediksi kerugian materialnya sekitar puluhan juta rupiah.

Kabid Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sragen Sunardi mengatakan peristiwa kebakaran itu terjadi pada pukul 23.10 WIB.

Saat itu ada tetangga korban melihat kepulan asap tebal dan setelah dicek ternyata rumah almarhum Sunaryo yang terbakar. Api  kemudian merembet ke rumah milik Pardi Patmo Winarno.

Baca Juga: Waduh, Mayoritas Pasar di Sragen Ternyata Rawan Kebakaran

“Saat musibah itu warga berteriak meminta tolong. Warga lain berdatangan dan memadamkan dengan perlengkapan seadanya. Salah seorang warga melapor ke Polsek Tangen dan dilanjutkan ke Tim Pemadam Kebakaran Satpol PP. Yang terbakar dapur dan rumah. Sumber api diduga dari kompor gas. Selain dapur rumah ada dagangan sembako dan perabot rumah yang ikut terbakar,” ujarnya.

Dia menerangkan akses masuk ke lokasi cukup jauh dan jalannya rusak sehingga menjadi kendala tim pemadam kebakaran.

Dalam penanganannya, kata dia, tim pemadam kebakaran dibantu tim dari BPBD Sragen, Polsek Tangen, Koramil Tangen, Tagana, Sukarelawan Ganefo, dan masyarakat sekitar.

Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago