Sering Salah Kaprah, Ini Bedanya Vaksin Booster dan Vaksin Dosis Ketiga

Tapi, menjelang pelaksanaannya ternyata masih banyak orang yang salah kaprah antara perbedaan vaksin dosis 3 dan booster.
Sering Salah Kaprah, Ini Bedanya Vaksin Booster dan Vaksin Dosis Ketiga
SOLOPOS.COM - Ilustrasi pemberian vaksin Covid-19. (Freepik)

Solopos.com, SOLO-Saat ini sedang ramai dibahas terkait rencana pemberian vaksin booster di Tanah Air, lalu apakah ada perbedaan dengan vaksin dosis ketiga? Rencananya, pemerintah akan memberikan booster mulai Januari 2022 dengan skema gratis dan pembayaran.

Tapi, saat vaksin booster akan diberikan, ternyata masih banyak orang yang salah kaprah antara perbedaan vaksin dosis 3 dan booster. Simak ulasannya di info sehat tentang perbedaannya.

Perbedaannya dengan booster, dokter menggunakan istilah dosis ketiga vaksin ketika merujuk pada orang dengan sistem kekebalan yang terganggu yang mungkin tidak mendapatkan tingkat perlindungan yang mereka butuhkan dari dua dosis pertama. Dosis ketiga memberikan tingkat kekebalan itu.

Baca Juga: Terkuak! 2 Jenis Vaksin Ini Paling Ampuh untuk Dosis Ketiga

Sementara itu, suntikan vaksin  booster memiliki perbedaan makna dengan dosis ketiga. Suntikan ini direkomendasikan karena kekhawatiran bahwa efektivitas vaksin menurun seiring waktu dan mungkin tidak melindungi dari strain baru, seperti delta atau yang saat ini sedang ramai yakni omicron. “Vaksin dosis ketiga itu yang disebut vaksin ekstra untuk orang dengan daya tahan tubuh rendah, bukan booster, yang hanya diberikan sebagai suntikan tambahan karena sudah tua atau punya penyakit kronis,” kata dr. Joseph Kontra, dengan Kesehatan Umum Lancaster.

Spesialis penyakit menular Yale Medicine dan profesor di Yale School of Medicine,  Richard Martinello, MD, mengatakan dosis vaksinasi dapat digambarkan sebagai bagian dari seri utama atau dosis peningkat. “Tujuan dari seri utama adalah untuk memperkuat sistem kekebalan untuk mengembangkan kekebalan terhadap patogen target, sedangkan tujuan dari dosis penguat adalah untuk meningkatkan kekebalan yang sudah ada untuk memastikan perlindungan yang berkelanjutan terhadap patogen,” ujarnya dilansir dari Verywell dan Bisnis.com pada Selasa (7/12/2021).

Baca Juga: Squid Game Jadi Nomine untuk 3 Kategori di Critics Choice Awards

Untuk individu yang tidak mengalami gangguan kekebalan, dua dosis vaksin sudah cukup untuk memberi mereka kekebalan dari Covid-19. Karena perlindungan mereka terhadap infeksi berkurang seiring waktu, dosis penguat mungkin direkomendasikan. Namun, individu dengan gangguan kekebalan sedang hingga parah mungkin tidak membangun tingkat kekebalan yang sama dengan satu atau dua dosis vaksin Covid-19. Ini berarti bahwa dosis tambahan atau dosis ketiga diperlukan untuk membantu mereka membangun perlindungan yang memadai.

 


Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago