Sering Makan Sosis? Ini yang Terjadi pada Tubuh Kita
Solopos.com|lifestyle

Sering Makan Sosis? Ini yang Terjadi pada Tubuh Kita

Ketahui apa yang terjadi pada tubuh saat kita sering makan sosis.

Solopos.com, SOLO–Ada yang bilang makan sosis terlalu sering tidak bagus buat kesehatan. Padahal makanan ini sangat disukai dan tak jarang dijadikan campuran untuk olahan masakan tertentu.

Kira-kira apa yang akan terjadi di tubuh saat Anda makan sosis? Simak ulasannya di tips kesehatan kali ini.

Banyak yang bilang jika makan daging olahan secara teratur, Anda mungkin mengalami beberapa efek samping yang tidak terlalu bagus di kemudian hari. Oleh sebab itu, inilah pentingnya mengetahui apa yang terjadi pada tubuh ketika Anda makan sosis lebih dari satu kali dalam sepekan.

Baca Juga: Kenali Gejala dan Penyebab Sindrom Treacher Collins Seperti Diidap Keluarga di Asahan

Dikutip dari Eat This, Kamis (3/6/2021), berikut ini yang terjadi pada tubuh saat makan sosis :

1. Risiko penyakit meningkat

Kebanyakan sosis dianggap sebagai daging olahan, dan apa pun jenis dagingnya, makan semua jenis daging olahan dapat meningkatkan risiko beberapa penyakit kronis, bahkan untuk sosis ayam.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan University of Zurich, orang yang makan daging olahan dalam jumlah yang lebih banyak secara teratur akan berisiko lebih tinggi meninggal akibat penyakit kardiovaskular dan kanker. Itu semua karena zat karsinogenik (seperti nitrosamin) dari pemrosesan.

Namun, satu catatan yang perlu diperhatikan dalam penelitian ini adalah bagaimana partisipan makan 40 gram daging olahan sehari. Penelitian diakhiri dengan mengatakan bahwa Anda harus makan kurang dari 20 gram daging olahan sehari.

2. Konsumsi banyak natrium

Mengutip laman Liputan6.com, sebagian besar produk sosis mengandung natrium yang sangat tinggi, dan makan makanan tinggi natrium dapat cukup merusak kesehatan. Jadi perhatikan ini saat Anda makan sosis.

Baca Juga: Anemia Tingkatkan Risiko Demam Berdarah, Benarkah?

Sebuah studi yang diterbitkan JAMA menunjukkan bagaimana diet tinggi natrium dapat meningkatkan risiko kardiovaskular dan penyakit jantung.

American Heart Association (AHA), mengatakan, Anda tidak boleh mengonsumsi lebih dari 2.300 miligram natrium dalam sehari, dengan batas ideal 1.500 miligram untuk menghindari tekanan darah tinggi, yang merupakan faktor penting bagi kesehatan jantung.

Menurut USDA, rata-rata, sosis sosis biasa memiliki lebih dari 900 miligram di dalamnya setelah diproses. Padahal, dada ayam yang dimasak memiliki natrium kurang dari 100 miligram.

3. Sosis tinggi lemak jenuhnya

Ini bergantung pada jenis sosis yang Anda beli dan Anda makan, Anda mungkin juga mengonsumsi lemak jenuh dalam jumlah tinggi.

USDA mengatakan rata-rata sosis yang biasanya mengandung daging sapi, atau kombinasi, mungkin memiliki 13 gram lemak jenuh. Konsumsi lemak jenuh seharusnya hanya mencakup 5 persen hingga 6 persen dari kalori Anda untuk menjaga kolesterol dan tekanan darah Anda tetap rendah.

Baca Juga: Kebiasaan Merokok Sejak Muda Lebih Berbahaya, Ini Penjelasannya

Terlalu banyak lemak jenuh dalam sehari dapat menyebabkan banyak masalah. Tidak hanya berkontribusi pada penambahan berat badan, tetapi juga dapat meningkatkan kolesterol LDL ‘jahat’ Anda, yang menyebabkan peningkatan risiko penyakit jantung dan stroke.

4. Mendapatkan protein

Semua sosis masih dianggap sebagai sumber protein, dan mengonsumsi makanan dengan kandungan protein yang cukup penting untuk kesehatan Anda dan bahkan untuk berat badan.

Protein juga merupakan makronutrien yang membantu Anda merasa kenyang lebih lama. Namun, meskipun sosis mengandung protein, tidak semua sosis didefinisikan sebagai protein tanpa lemak.

Mencampurkan beberapa protein tanpa lemak ke dalam makanan Anda sangat penting, seperti ayam dan ikan.



Berita Terkait
Indeks Berita
Promo & Events
Terpopuler
Berita Terkini
Indeks
Berita Video
View All

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago