Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Serba-Serbi Pembangunan Jalan Lingkar Timur Sukoharjo

Tim pengadaan tanah telah menyerahkan 331 lembar sertifikat tanah yang baru setelah pelepasan tanah hak milik yang terdampak proyek JLT Sukoharjo.
SHARE
Serba-Serbi Pembangunan Jalan Lingkar Timur Sukoharjo
SOLOPOS.COM - Infografis Jalan Lingkar (Solopos/Whisnupaksa K)

Solopos.com, SUKOHARJO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo masih mengurus proses pembebasan tanah kas desa yang terdampak proyek jalan lingkar timur atau JLT. Saat ini, terdapat 12 bidang tanah kas desa dan satu bidang tanah wakaf belum dibebaskan.

Pada kesempatan sebelumnya, tim pengadaan tanah telah menyerahkan 331 lembar sertifikat tanah yang baru setelah pelepasan tanah hak milik yang terdampak proyek JLT Sukoharjo. Ratusan sertifikat tanah yang baru itu milik warga Desa Bendosari, Desa Mojorejo, Desa Mertan, Desa Manisharjo di Kecamatan Bendosari serta Desa Plesan dan Desa Celep di Kecamatan Nguter pada Januari 2022 lalu.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

“Tanah kas desa yang terdampak proyek pembangunan JLT terbesar di Desa Manisharjo, Kecamatan Bendosari. Nilai ganti ruginya sekitar Rp5 miliar. Kami terus berupaya melangkah step by step sesuai prosedur,” kata Kepala Bidang (Kabid) Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sukoharjo, Burhan Surya Aji,, saat dihubungi Solopos, Minggu (29/5/2022).

Pembebasan lahan tanah kas desa mengacu pada Permendagri No 1/2016 tentang Pengelolaan Aset Desa. Dalam regulasi itu disebutkan, tanah pengganti tanah kas desa harus mendapat persetujuan pengurus BPD setempat melalui musyawarah desa.

Setelah disetujui pengurus BPD, tim panitia pengadaan tanah melakukan pengukuran tanah pengganti agar sesuai dengan luas tanah kas desa yang terdampak proyek. Apabila dokumen adminsitrasi pembebasan tanah kas desa lengkap langsung diajukan ke Bupati Sukoharjo agar mendapat surat rekomendasi. Setelah bupati menerbitkan surat rekomendasi menjadi salah satu syarat administrasi saat mengurus persetujuan ke Gubernur Jawa Tengah.

Baca juga: Masih Ada 10.773 RTLH di Sukoharjo, Kapan Dapat Bantuan Rehab?

Sebagai informasi, JLT dibangun sepajang 29 kilometer dari Palur, Mojolaban, sampai Nguter untuk menunjang infrastruktur Kawasan Industri Nguter, Sukoharjo. Total anggaran untuk pembangunan fisik jalan itu mencapai Rp300 miliar.

Simak infografis terkait proyek pembangunan JLT Sukoharjo yang saat ini berlangsung:

Infografis Jalan Lingkar (Solopos/Whisnupaksa K)
Infografis: Whisnupaksa K


Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode