Sepeda Motor Dominasi Kecelakaan Lalu Lintas di Wonogiri pada 2021

Jumlah sepeda motor yang terlibat kecelakaan selama 2021 di Wonogiri paling banyak, yaitu 904 unit.
SHARE
Sepeda Motor Dominasi Kecelakaan Lalu Lintas di Wonogiri pada 2021
SOLOPOS.COM - Ilustrasi kecelakaan (JIBI/Solopos/ Sunaryo Haryo Bayu)

Solopos.com, WONOGIRI—Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Wonogiri sepanjang 2021 didominasi oleh sepeda motor. Jumlah sepeda motor yang terlibat kecelakaan selama 2021 di Wonogiri mencapai 904 unit.

Data lakalantas yang diperoleh Solopos.com dari Polres Wonogiri, Senin (10/1/2022), jumlah peristiwa tahun lalu tercatat 686 lakalantas yang mengakibatkan 66 korban meninggal dunia dan 753 orang luka ringan.

PromosiOrang Solo Suka Belanja Gadget di Tokopedia, Seller Untung 2 Kali Lipat

Pengguna jalan yang paling banyak terlibat lakalantas berusia remaja 16-20 tahun. Dilihat dari aspek waktu, lakalantas terbanyak terjadi pada pagi hari pukul 06.00 WIB-09.00 WIB, yakni tercatat 144 kejadian.

Baca Juga: Operasi Yustisi Usai, Polres Wonogiri Fokus Vaksinasi Anak 6-11 Tahun

Jumlah kejadian pada 2021 itu turun 78 kasus atau 11,3 persen dibanding 2020 yang saat itu tercatat 764 lakalantas dan mengakibatkan 72 korban meninggal dunia dan 825 luka ringan.

Data itu berkorelasi dengan tingkat pelanggaran lalu lintas. Pelanggaran pada 2021 paling banyak dilakukan pengendara sepeda motor. Kendaraan yang melanggar terbanyak sepeda motor, yakni 3.490 unit.

Jenis pelanggaran terbanyak adalah tak memakai helm, terbanyak kedua menyangkut kelengkapan kendaraan, urutan ketiga pelanggaran rambu lalu lintas.

Baca Juga: Paket Bantuan PDIP Bergambar Puan Maharani, Setyo Sukarno: Tak Masalah

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Wonogiri, AKP Marwanto, kepada Solopos.com, Senin, menyampaikan meski jumlah lakalantas 2021 menurun dibanding 2020, tetapi jumlah korban meninggal dunia cukup banyak. Dibanding 2020 hanya terpaut enam orang.

Berdasar analisis, lakalantas terjadi bermula dari pelanggaran lalu lintas dan faktor penyebabnya dominan human error. Fakta itu menunjukkan pelanggaran atas peraturan lalu lintas berpotensi menimbulkan lakalantas. Tingkat kefatalan semakin tinggi jika pengendara tak memakai helm. Fakta lainnya, pengguna jalan yang paling banyak terlibat lakalantas berusia 16-20 tahun.

“Oleh karena itu, kami tak lelah mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi tata tertib berlalu lintas. Selain arus lalu lintas menjadi lancar, tertib berlalu lintas bisa meningkatkan keselamatan di jalan,” kata Marwanto mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Dydit Dwi Susanto.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago