SENJATA API : Masa Edar Habis, 41 Pistol Ditarik

SHARE
SENJATA API : Masa Edar Habis, 41 Pistol Ditarik
SOLOPOS.COM - Petugas Propam saat melakukan pemeriksaan terhadap senjata api jenis revolver milik petugas Polres Gunungkidul. Selasa (9/6/2015). (JIBI/Harian Jogja/David Kurniawan)

Senjata api untuk sejumlah anggota Polres ditarik lantaran masa

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Unit Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Gunungkidul menarik 41 senjata api milik para anggota. Penarikan dilakukan karena izin penggunaan senjata telah kedaluwarsa.

PromosiUMi Youthpreneur 2022 Bentuk Dukungan PIP Terhadap Wirausahawan Muda

Kepala Seksi Propam Polres Gunungkidul Ipda Kusnan Priyono mengatakan, pemeriksaan senjata ini dilakukan sejak Senin (8/6/2015), dengan target seluruh pemegang senjata di jajaran polres. Hari pertama pemeriksaan, ada 55 senjata yang diperiksa, dengan hasil 13 senjata yang ditarik.

“Hari ini [kemarin] ada 28 senjata yang ditarik dari 55 senjata yang diperiksa,” kata Kusnan kepada wartawan, Selasa (9/6/2015).

Dia menjelaskan, pemeriksaan ini merupakan kegiatan rutin dari Unit Propam. Setidaknya, dalam setahun ada dua kali pemeriksaan, yakni di pertengahan dan di akhir tahun.

“Bagi petugas yang senjatanya ditarik tidak perlu khawatir, karena bisa mendapatkannya kembali. Namun dengan catatan harus mengurus kembali penggunaan senjata itu,” tuturnya.

Ekspedisi Energi 2022

Selain melakukan pemeriksaan senjata, rencananya pada Juli mendatang seluruh anggota polisi juga harus menjalani tes psikologi. Hal ini dilakukan dengan tujuan, agar petugas bisa bekerja dengan maksimal dan tidak menyalahi prosedur yang berlaku.

“Sama seperti pemeriksaan senjata, tes psikologi juga dilakuakn dua kali dalam setahun. Hanya, untuk tes ini dilakukan saat awal tahun dan pertengahan tahun,” ujar Kusnan.

Dia menembahkan, pemeriksaan senjata ini selain untuk memastikan kondisi dan kelengkapan perizinan, juga untuk mengantisipasi penyalahgunaan dalam pemakaian. Jangan sampai senjata ini disalahgunakan untuk tidakan yang melawan hukum.

Sementara itu, Panit Humas Polres Gunungkidul Iptu Ngadino menambahkan, mayoritas senjata yang ditarik karena masa izin penggunaan senjata sudah habis atau mendekati kedaluarsa. Oleh karenanya, senjata itu ditarik sementara, hingga si pemegang mengurus kembali surat perpanjangan penggunaan.

“Ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Bagi petugas yang ditarik, kami minta segera mengurus perpanjangan,” ujara Ngadino.

Dia menambahkan, pemeriksaan ini juga sebagai upaya mengecek apakah senjata-senjata itu berfungsi dengan normal atau tidak. Jika normal, maka senjata tersebut akan dikembalikan ke pemiliknya.

“Dari semua senjata yang diperiksa dalam kondisi baik. Penarikan dilakukan hanya terhadap pistol yang masa izin penggunaan telah habis,” tuturnya



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago