Sempat Tak Sadarkan Diri, Siswa SD Korban Bully di Malang Masih Dirawat di RS

Seorang siswa SD di Kabupaten Malang yang menjadi korban perundungan masih dirawat secara intensif di rumah sakit.
SHARE
Sempat Tak Sadarkan Diri, Siswa SD Korban Bully di Malang Masih Dirawat di RS
SOLOPOS.COM - Ilustrasi (bluedragontkd.net)

Solopos.com, MALANG — Seorang siswa kelas II SD di Kabupaten Malang yang menjadi korban perundungan kakak kelasnya masih menjalani perawatan secara intensif di rumah sakit. Bahkan, bocah berusia delapan tahun itu sempat tak sadarkan diir akibat penganiayaan tersebut.

Siswa berinisial MW yang meripakan warga Desa Sengguruh, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, itu telah menjalani perawatan di Rumah sakit Islam Gondanglegi sejak Kamis (17/11/2022). Korban yang dianiaya sejumlah siswa SD tersebut sempat tidak sadarkan diri.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Korban kemudian baru sadar pada Jumat (18/11/2022) dan kemudian menceritakan kejadian perundungan serta penganiayaan yang dialami kepada orang tuanya. Saat ini, kasus perundungan ini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Malang.

Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, mengatakan pihaknya bersama jajaran utama Polres Malang mengunjungi MW di RSI Gondanglegi untuk mengetahui kondisinya.

“Kami datang untuk melihat kondisi korban yang mengalami perundungan, kami lihat kondisinya semakin membaik,” kata Kholis, Kamis (24/11/2022).

Baca Juga: Sadis! Siswa Kelas 2 SD di Malang Jadi Korban Bully, Pelakunya Kakak Kelas

Dia mengatakan saat ini kondisi MW masih menjalani perawatan intensif, karena ada sejumlah langkah pengobatan yang harus dijalani. Namun, secara keseluruhan kondisi MW yang menjadi korban perundungan itu sudah lebih baik dibandingkan pada saat masuk ke rumah sakit.

“Saat ini korban sudah mulai bisa berinteraksi walaupun masih menjalani perawatan intensif, karena masih ada beberapa bagian vital yang perlu dilakukan pengobatan,” ujarnya.

Ia berharap korban bisa segera pulih dan bisa menjalani aktivitas seperti sebelumnya. Ia juga memberikan motivasi kepada korban agar bisa segera pulih dan kembali sehat.

Baca Juga: Siswa SD di Malang Dianiaya Kakak Kelas, Ortu: Anak Saya Alami Muntah & Kejang

“Semoga ananda lekas sembuh dan bisa melakukan aktivitas kembali,” ujarnya.




Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode