Sempat Ngendon Di Sekolahan, 130 Ijazah Alumni SMK Solo Akhirnya Diserahkan
Solopos.com|soloraya

Sempat Ngendon Di Sekolahan, 130 Ijazah Alumni SMK Solo Akhirnya Diserahkan

Sebanyak 130 ijazah milik alumni SMK Kota Solo yang sempat diambil pemiliknya akhirnya diserahkan dan diharapkan dirawat dengan baik.

Solopos.com, SOLO -- Ijazah milik alumni SMK Solo yang belum sempat diambil di sekolahan akhirnya diserahkan kepada pemiliknya. Penyerahan ijazah dilakukan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo di Balai Kota Solo, Selasa (9/2/2021) dihadiri sebagian siswa, orang tua, guru, dan kepala SMKN.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Wilayah VII Jawa Tengah, Suyanta, mengatakan penyerahan ijazah ini merupakan tindak lanjut kegiatan serupa beberapa waktu lalu. Hanya, saat itu yang diserahkan adalah ijazah alumni SMA.

Baca Juga: Guru Honorer Nonkategori 35+ Sukoharjo Tolak Skema Perekrutan PPPK, Kenapa?

“Penyerahan ijazah SMK ini lanjutan. Yang SMA kan sudah, sekarang giliran SMK. Setelah ini semuanya sudah selesai [tidak ada seremoni penyerahan],” kata Suyanta seusai kegiatan.

Suyanta berharap para alumni SMK Solo itu menyimpan dengan baik ijazah yang sudah sudah mereka terima. Hal itu karena ijazah merupakan dokumen penting yang dibutuhkan dalam kehidupan.

Baca Juga: KA Bandara Adi Soemarmo Solo Jalan Lebih Pagi, Ini Jadwal Lengkapnya

Sementara itu, Plt Ketua MKKS SMK Kota Bengawan, Bangkit Budiarto, meminta kepada siswa/orang tua khususnya SMKN se-Solo agar segera mengambil ijazah yang kini masih berada di sekolah.

“Hari ini [kemarin] kami membagikan sekitar 130 ijazah. Kami minta kepada masyarakat lulusan SMKN 1 sampai SMKN 9 agar segera mengambil ijazah tahun berapa pun lulusannya,” ujar Bangkit.

Baca Juga: Enggak Kapok Gagal Di Pilkada Solo, Tikus Pithi Bermimpi Bisa Maju Pilpres 2024

Sementara bagi lulusan yang belum bisa mengambil ijazah di Balai Kota akan dilayani di sekolah. "Bagi orang tua siswa yang punya tunggakan-tunggakan kesanggupan sumbangan pembangunan dan sumbangan biaya operasional tahun-tahun lalu tidak wajib melunasi. Ini berlaku siswa dalam kota maupun luar kota,” tegasnya.

Baca Juga: Warga Bayat dan Jatinom Klaten Meninggal Positif Covid-19, Kasus Baru Tambah 22 Orang



Berita Terkait
Indeks Berita
Promo & Events
Terpopuler
Berita Terkini
Indeks
Berita Video
View All

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago