[x] close
top ear
Ilustrasi penyakit virus corona (Covid-19). (Freepik)
  • SOLOPOS.COM
    Ilustrasi penyakit virus corona (Covid-19). (Freepik)

Sempat Dikunjungi Ustaz Positif Covid-19, Tiga Faskes di Wonogiri Ditutup Sementara

Seorang pemimpin pondok pesantren di Wonogiri dinyatakan positif Covid-19.
Diterbitkan Jumat, 10/07/2020 - 21:30 WIB
oleh Solopos.com/Aris Munandar
2 menit baca

Solopos.com, WONOGIRI -- Fasilitas kesehatan atau faskes yang sempat digunakan oleh ustaz pasien positif Covid-19, Z, ditutup sementara. Hal itu menyusul adanya enam penambahan kasus terkonfirmsi positif yang tertular dari pasien Z.

Z yang merupakan pimpinan pondok pesantren di Jatisrono dinyatakan positif Covid-19 pada Minggu (5/1/2020). Setelah hasil tracing, ada enam orang yang dinyatakan positif Covid-19 pad Jumat (10/7/2020) karena kontak erat dengan Z.

Selain Tak Transparan Soal Bantuan, Warga Sebut Kades Wironanggan Sukoharjo Arogan

Tracing terhadap pasien Z pun terus dilakukan. Termasuk memerikan faskes yang digunakan Z saat periksa ketika sakit. Sebelum dinyatakan positif Covid-19, pasien sempat di rawat di fasilitas kesehatan.

"Bahkan menurut informasi, pasien Z berperiksa ke tiga dokter yang membuka praktek," ujar Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wonogiri, Joko Sutopo, kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat.

Bocah 5 Tahun Asal Sragen Terluka Karena Tersayat Benang Layangan Saat Bersepeda

Saat ini, menurut dia, ketiga fasilitas kesehatan tersebut sudah tutup sementara. "Katika faskes mempunyai riwayat pernah memeriksa pasien positif, seharusnya ditutup sementara. Karena akan ada orang lain yang mungkin berperiksa ke faskes tersebut," ungkap dia.

Jekek sudah mengintruksikan Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri agar faskes atau dokter lebih berhati-hati ketika memeriksa pasien. Segala pertimbangan dan aspek pemeriksaan harus dipertimbangkan.

9 Orang Ditangkap Terkait Meninggalnya Pesilat Remaja Gatak Sukoharjo, Ada Yang Sempat Kabur!

Ia mengatakan, semua upaya yang dilakukan gugus tugas sebagai bentuk kewaspadaan yang lebih. Karena baru kali pertama kasus seperti itu. "Ini klaster baru di Wonogiri. Kami akan meningkatkan kewaspadaan yang lebih. Sosialisasi berbasis kultural akan lebih kami perkuat," kata Jekek.

Di sisi lain, enam pasien baru Covid-19 di Wonogiri yang kontak erat dengan Z itu kini diisolasi di pondok pesantren. Hal itu sudah menjadi kesepakatan dengan pasien serta gugus tugas.


Editor : Profile Ahmad Baihaqi
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini