Sempat Ada Klaster, Kasus Covid-19 di Karanggeneng Boyolali Mulai Susut

Kasus Covid-19 di Desa Karanggeneng, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali, terus menurun, Kamis (18/2/2021).
Sempat Ada Klaster, Kasus Covid-19 di Karanggeneng Boyolali Mulai Susut
SOLOPOS.COM - Ilustrasi petugas medis virus corona. (Reuters)

Solopos.com, BOYOLALI — Kasus Covid-19 di Desa Karanggeneng, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali, terus menurun, Kamis (18/2/2021). Jika awalnya mencapai 108 kasus konfirmasi positif Covid-19, kini tinggal tiga kasus saja.

Sukarelawan Satgas Penanggulangan Covid-19 Desa Karanggeneng, Kecamatan Boyolali, Aditya Deny Nugroho, mengatakan sejauh ini tercatat kasus konfirmasi positif Covid-19 di desa tersebut sebanyak 108 kasus.

“Sekarang yang positif tinggal tiga orang. Dua isolasi mandiri dan satu dirawat di RSUD Pandan Arang. Untuk lainnya susah sembuh,” kata dia.

Baca Juga: Maturnuwun Pak Rudy: Banjir Karangan Bunga, Diarak Warga hingga Teteskan Air Mata

Salah satu kasus yang mencolok adalah munculnya klaster dari tempat rehabilitasi mental di desa tersebut, Wisma Budi Makarti. Tercatat ada 35 kasus positif Covid-19 di tempat tersebut. Sebelumnya diberitakan total kasus positif Covid-19 di wisma itu ada 43 kasus. Dua kasus di antaranya meninggal dunia.

“Sekarang semua yang isolasi sudah sembuh,” lanjut Aditya, Kamis (18/2/2021).

Berdasarkan data terbaru, per 17 Februari 2021, kasus konfirmasi positif Covid-19 di Boyolali tercatat ada 5.190 kasus. Dari jumlah tersebut 4.675 kasus di antaranya sudah sembuh atau selesai isolasi. Sebanyak 93 kasus dirawat dan 265 kasus isolasi mandiri. Kemudian 157 kasus meninggal dunia.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, Ratri S. Survivalina, mengatakan pada 15 Februari 2021, Boyolali masih berada di zona oranye untuk kasus Covid-19. “Untuk Boyolali, nilai IKM [indeks kesehatan masyarakat] saat ini 1,96. Dengan begitu Boyolali masih masuk zona oranye,” kata dia, belum lama ini.

Baca Juga: Lurah Pajang Solo Ajak Warga Cari Nama Kelurahan Baru Hasil Pemekaran, Punya Usul?

Dia juga mengatakan per tanggal 15 Februari itu, dari 5.166 kasus konfirmasi, sudah tercatat ada 1.246 kasus symtomatic dan 3.920 kasus asymptomatic. Kemudian 4.451 kasus dinyatakan sembuh.

Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago