Selamat Jalan Prof Sahetapy, Pakar Hukum Perumus Rancangan KUHP

Dia pernah tercatat sebagai anggota tim perumus RKUHP yang diketuai pakar hukum Universitas Diponegoro Prof. Soedarto pada 1964.
Selamat Jalan Prof Sahetapy, Pakar Hukum Perumus Rancangan KUHP
SOLOPOS.COM - Pakar hukum kawakan Prof. Jacob Elfinus Sahetapy (Instagram)

Solopos.com, JAKARTA — Pakar hukum paling kawakan di Tanah Air, Prof. Jacob Elfinus Sahetapy meninggal dunia, Selasa (21/9/2021).

Salah satu perumus Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) itu berpulang di Surabaya, Jawa Timur. Belum diketahui penyebab kematian pakar hukum yang lahir pada 6 Juni 1932 tersebut.

Semasa hidup Prof. Sahetapy adalah Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Airlangga (Unair). Kabar duka ini disampaikan akun Instagram resmi Fakultas Hukum (FH) Unair.

Pakar Nasional

Rest in peace 6 Juni 1932-21 September 2021. Prof.Dr.J.E.Sahetapy, S.H.,M.A. (Guru Besar Emiritus Hukum Pidana dan Kriminologi FH UNAIR & Dekan FH UNAIR Periode 1979-1985),” demikian tulis akun FH Unair seperti dikutip suara.com.

Profesor Sahetapy dikenal luas sebagai pakar hukum kawakan nasional. Dia pernah tercatat sebagai anggota tim perumus RKUHP yang diketuai pakar hukum Universitas Diponegoro Prof. Soedarto pada 1964.

Bergabung PDIP

Selain pakar hukum, Profesor Sahetapy juga dikenal sebagai seorang politisi. Ia pernah bergabung ke PDIP pada 1999-2004.

Dia juga pernah menduduki jabatan penting, seperti Ketua Komisi Hukum Nasional RI (sejak 2000), Ketua Forum Pengkajian HAM dan Demokrasi Indonesia, Surabaya pada 1999.

Ia juga pernah menjabat sebagai anggota BP MPR RI, anggota Komisi II (Hukum dan Dalam Negeri) DPR RI, Anggota Panitia Ad Hoc I (Amandemen UUD 1945) MPR RI, Anggota Sub Komisi Bidang Hukum DPR RI dan Anggota Badan Legislatif DPR RI.

Baca Juga: Kemarin Delta Bikin Heboh, Sekarang Covid-19 Ada Varian Mu, Harus Bagaimana? 

Di media sosial kabar meninggalnya Prof. Sahetapy juga berseliweran memenuhi lini masa. Di Twiter misalnya, banyak akun warga yang mengabarkan kabar duka tersebut.

Sampai berita ini ditulis, belum diketahui penyebab kematian Prof. Sahetapy.


Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago