Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Selamat! Gerakan Literasi Sukoharjo Tembus Top 45 Kompetisi Inovasi Nasional

Inovasi gerakan literasi Sukoharjo (Gelis) yang diinisiasi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sukoharjo mendapatkan penghargaan bergengsi Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP).
SHARE
Selamat! Gerakan Literasi Sukoharjo Tembus Top 45 Kompetisi Inovasi Nasional
SOLOPOS.COM - Bupati Sukoharjo, Etik Suryani (tengah) bersama tim Disarpus Sukoharjo saat menerima penghargaan Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2022, di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (6/12/2022). (Istimewa/Disarpus Sukoharo).

Solopos.com, SUKOHARJO — Inovasi gerakan literasi Sukoharjo (Gelis) yang diinisiasi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sukoharjo mendapatkan penghargaan bergengsi. Inovasi tersebut menjadi Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) pada 2022.

Inovasi Gelis berhasil mengungguli 3.478 inovasi lain yang terdaftar pada 2022. Penghargaan tersebut diterima oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Abdullah Azwar Anas.

PromosiPromo Menarik, Nginep di Loa Living Solo Baru Bisa Nonton Netflix Sepuasmu!

Dari 3.478 proposal pengajuan KIPP, inovasi Gelis Berhasil lolos dalam 100 besar, kemudian masuk seleksi wawancara yang menjadikannya Top 45 KIPP.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) yang diselenggarakan oleh Penganugerahan Bersama Pelayanan Publik dan Reformasi Birokrasi di Hotel Bidakara Jakarta, Selasa (6/12/2022).

Awalnya Gelis adalah inovasi yang mengimplementasikan layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial seperti kelas menulis, menari, dan storytelling pada 2017 sampai 2019.

Baca juga: BUDAYA LITERASI : Dengan Membaca dan Menulis Aku Ada

Kuis Solopos - Seru-seruan Asah Otak

Tingkat kunjungan onsite Disarpus Sukoharjo sempat mengalami penurunan sebanyak 4.373 pengunjung pada 2019, serta 863 kunjungan pada 2020 karena pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) saat Covid-19.

Inovator Gelis sekaligus Pustakawan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Sukoharjo, Tunardi, mengatakan Gelis lahir karena tingkat kunjungan perpustakan Sukoharjo menurun saat Covid-19.

“Inovasi Gelis menjadi Top 45 karena mampu beradaptasi dengan Covid-19, Disarpus Sukoharjo berusaha memberikan pelayanan perpustakaan berbentuk layanan berbasis digital,” kata Tunardi saat dihubungi Solopos.com, Kamis (8/12/2022).

Kilas Balik 2022 - Emagz Solopos

Inovasi Gelis digital tersebut meliputi titik baca berupa scan barcode yang akan terhubung dengan E-Perpus Sukoharjo: Digital Library. scan Barcode tersebut ditempatkan di Gedung Menara Wijaya Perkantoran Terpadu Kabupaten Sukoharjo.

Baca juga: Demi Peningkatan Layanan, Pustakawan Harus Update Wawasan Psikologi

Selain itu, ndongeng daring dari rumah (Ndog Dadar) merupakan inovasi Gelis yang menyediakan informasi terkait Disarpus Sukoharjo berbentuk audio visual. Masyarakat dapat menikmati layanan Ndog Dadar dengan mengunjungi Disarpus Sukoharjo.

“Ndog Dadar menyediakan informasi bagaimana peraturan di Perpus, layanan apa saja, dan menyampaikan informasi terkait potensi lokal di Sukoharjo,” lanjut dia.



Info Digital Tekno
Indeks
Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Info Perbankan
Indeks
Interaktif Solopos
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Kuis Solopos - Seru-seruan Asah Otak
      Emagz Solopos
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Interaktif Solopos
      Kuis Solopos - Seru-seruan Asah Otak
      Solopos Stories
      Part of Solopos.com
      ISSN BRIN
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode