Sejarah Hari Ini: 5 Januari 2010 Upaya Penutupan Penjara di Guantanamo

Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, mengupayakan penutupan penjara militer di Teluk Guantanamo, Kuba.
SHARE
Sejarah Hari Ini: 5 Januari 2010 Upaya Penutupan Penjara di Guantanamo
SOLOPOS.COM - Para tahanan di Kamp X-Ray, Teluk Guantánamo, Januari 2002. (Wikipedia.org)

Solopos.com, SOLO — Pada 5 Januari 2010, Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, mengupayakan penutupan penjara militer di Teluk Guantanamo, Kuba. Penjara ini pernah dipakai untuk menahan sejumlah tokoh yang dianggap sebagai anggota dari Al-Qaeda dan Taliban oleh pemerintah AS.

Upaya penutupan penjara militer Guantamo merupakan salah satu peristiwa bersejarah yang terjadi pada 5 Januari. Masih banyak peristiwa bersejarah lainnya yang terjadi pada 5 Januari setiap tahunnya.

PromosiTop! Bos Tokopedia Masuk List Most Extraordinary Women Business Leader

Berikut sejumlah peristiwa bersejarah pada 5 Januari yang dihimpun Solopos.com dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org, yang dirangkum dalam Sejarah Hari Ini:

1896

Seorang ahli fisika asal Jerman, Wilhelm Conrad Rontgen menemukan alat radiasi sinar X yang disebut dengan nama dirinya, rontgen. Penemuan alat tersebut membuatnya menjadi fisikawan Jerman pertama yang meraih penghargaan nobel. Alat temuannya itu menandai dimulainya revolusi kedokteran modern.

1945

Pemrintah Uni Soviet mengakui pemerintahan baru Polandia yang pro terhadap negaranya. Polandia merupakan negara republik di Eropa Tengah yang berbastasan dengan Rusia di sebelah selatan. Pada masa itu, Uni Soviet merupakan negara yang memiliki pengaruh besar di dunia.

Baca Juga: Sejarah Hari Ini: 4 Januari Penemuan Pulau Mc Donald Australia

1948

Albert Manoempak Sipahoetar, seorang jurnalis Indonesia dan salah satu tokoh pendiri Kantor Berita Antara, meninggal dalam usia 33 tahun. Pria kelahiran Tarutung, Tapanuli Utara itu telah menjadi pemimpin dua surat kabar, yakni Sinar Marhaen dan Zaman Kita pada usia 20 tahun.

1957

Dalam pidato di depan Kongres Amerika Serikat (AS), Presiden AS Dwight D. Eisenhower menyampaikan bahwa negara di Timur Tengah boleh meminta bantuan ekonomi atau militer AS jika terancam oleh agresi bersenjata dari negara lain. Pidato berjudul Special Message to the Congress on the Situation in the Middle East itu kini dikenang sebagai Doktrin Eisenhower.

Universitas Brawijaya
Ilustrasi Universitas Brawijaya (ulp.ub.ac.id)

1963

Universitas Brawijaya yang biasa disebut Unbra atau Unibraw didirikan di Kota Malang lewat SK Menteri PTIP No. 1/1963. Unibraw memiliki kampus pusat di Malang dan beberapa kampus cabang di Kediri, Kasembon, Jakarta, dan Probolinggo.

Baca juga: Sejarah Hari Ini : 31 Desember 1799, VOC Dibubarkan karena Bangkrut

1972

Pesiden Amerika Serikat (AS) Richard Mihous Nixon mengumumkan program space shuttle atau pesawat ulang alik ruang angkasa yang digarap oleh National Aeronatics and Space Administration (NASA). Saat itu, ia bersama sekretaris jendral (Sekjen) Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), U Thant, menandatangani plakat khusus yang rencananya akan ditempatkan di permukaan bulan.

1976

Khmer Merah atau sayap militer Partai Komunis Kamboja yang beraliran Maois mendeklarasikan pendirian Kamboja Demokratik menggantikan Republk Khmer yang berdiri sejak 1970. Negara tersebut akhirnya digantikan Republik Rakyat Kamboja pada 1979.

2012

Bendungan di dekat Campos de Goytacazes, Brasil ambrol membuat ribuan warga mengungsi. Ambrolnya bendungan itu menyebabkan banjir dan tanah longsor yang menimpa rumah warga.

 



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago