Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Sejarah Hari Ini: 2 Juli 1945 Amerika Serikat Bombardir Jepang

Beragam peristiwa bersejarah terjadi di berbagai belahan dunia dari tahun ke tahun pada 2 Juli.
SHARE
Sejarah Hari Ini: 2 Juli 1945 Amerika Serikat Bombardir Jepang
SOLOPOS.COM - Pesawat pengembom Amerika Serikat B-29 Superfortress. (Wikipedia.org)

Solopos.com, SOLO — Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) menjatuhkan lebih dari 1.000 ton bahan peledak di empat wilayah di Jepang menggunakan pesawat pengebom B-29 Superfortress, pada 2 Juli 1945.

Masih banyak peristiwa bersejarah pada 2 Juli yang dihimpun Solopos.com dari Brainyhistory.com, Thepeoplehistory.com, dan Wikipedia.org, dalam Sejarah Hari Ini:

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

1555

Laksamana Angkatan Laut Kesultanan Ottoman, Dragut, memimpin pasukannya untuk menyerang Kota Paola di bagian selatan Italia. Kesultanan Ottoman kemudian berhasil menguasai kota tersebut melalui serangan yang dipimpin Dragut itu.

1561

Pasukan Etiopia pimpinan Raja Menas mengalahkan pasukan pemberontak yang dipimpin Tazkaro di Emfras, Etiopia bagian utara. Tazkaro lantas ditangkap dan dijatuhi hukuman mati dengan cara dilempari batu hingga tewas.

1853

Pasukan Kekaisaran Rusia melintas Sungai Pruth untuk menuju wilayah Kerajaan Moldavia dan Wallachia. Tujuan pasukan Kekaisaran Rusia ke dua kerajaan tersebut adalah memberikan provokasi-provokasi yang memicu meletusnya Perang Krimea.

Baca juga: Rusia Kembali Serang Ukraina Setelah Kepulangan Jokowi

1934

Beberapa orang anggota Partai Nazi yang dianggap telah mengkhianati Adolf Hitler dijatuhi hukuman mati. Sebelumnya, beberapa orang itu hanya menjalani persidangan selama tiga menit dan langsung dieksekusi mati.

1945

Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) menjatuhkan lebih dari 1.000 ton bahan peledak di empat wilayah di Jepang. Antara lain Pangkalan Angkatan Laut, Pelabuhan Shimonoseki. Hampir 600 unit pesawat pengebom B-29 Superfortress dilibatkan di pagi buta itu.

1966

Tiga kapal torpedo milik tentara Vietnam Utara tenggelam setelah diserang pesawat tempur milik Amerika Serikat (AS). Sebelumya, tiga kapal torpedo milik Vietnam Utara itu sejatinya hendak menyerang kapal perusak milik AS.

1961

Ernest Miller Hemingway tewas bunuh diri dengan menembakkan senapan ke kepalanya saat usianya sudah 61 tahun. Semasa hidupnya, Ernest dikenal sebagai novelis ternama dan jurnalis di Amerika Serikat (AS) dan pernah memperoleh Penghargaan Nobel pada 1954.

Baca juga: Sejarah Hari Ini: 1 Juli 1946, Djawatan Kepolisian Negara Berdiri

1976

Vietnam Utara menyatakan telah menguasai Vietnam Selatan sepenuhnya. Pihak Vietnam utara juga mendeklrasikan penyatuan Vietnam Utara dan Vietnam Selatan dengan nama Republik Sosialis Vietnam.

imsakiah ramadan Wakil Gubenur Jawa Tengah Taj Yasin. (Antara-Akhmad Nazaruddin Lathif) wagub jateng covid-19 wonogiri Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin
Wakil Gubenur Jawa Tengah Taj Yasin. (Antara-Akhmad Nazaruddin Lathif)

1983

H. Taj Yasin Maimoen, lahir 2 Juli. Ia adalah Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2018–2023. Wakil dari Gubernur Ganjar Pranowo. Sebelumnya Taj Yasin merupakan anggota DPRD Jateng dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan.

2000

Penutupan Kejuaraan Eropa UEFA 2000, dilaksanakan di Stadion Feijenoord, Rotterdam, Belanda. Prancis menjadi juara, gelar juara yang ke-2 kalinya (1984 dan 2000), mengalahkan Italia dengan skor 2-1 lewat perpanjangan waktu.

Baca juga: Pemerintah Tetapkan Status Keadaan Tertentu PMK, Ini 6 Poin Pentingnya

2001

Film The Fast and The Furious resmi dirilis di Amerika Serikat (AS). Film tersebut langsung menempati peringkat pertama di pekan pertamanya. Film ini terhitung sukses, terbukti dengan masih terus berlanjutnya film tersebut dalam beberapa seri.

2013

Gempa bumi berkekuatan 6,1 skala richter mengguncang Aceh, Indonesia. Gempa itu menewaskan 39 orang dan melukai lebih dari 400 orang. Lebih dari 3.000 rumah hancur karena guncangan tersebut.

2016

Michel Rocard adalah seorang politikus Prancis dan anggota Partai Sosialis (PS). Ia menjabat sebagai Perdana Menteri di bawah Presiden François Mitterrand pada tahun 1988 hingga 1991. Rocard meninggal pada 2 Juli 2016.

 

 



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita
Part of Solopos.com
Punya akun? Silahkan login
Daftar sekarang...
Support - FaQ
Privacy Policy
Tentang Kami
Kontak Kami
Night Mode