Sejarah Hari Ini : 19 November 1942, Operasi Uranus Pecah di Stalingrad

Beragam peristiwa bersejarah terjadi pada 19 November terangkum dalam Sejarah Hari Ini, salah satunya Operasi Uranus yang dilancarkan dalam Pertempuran Stalingrad di Rusia.
SHARE
Sejarah Hari Ini : 19 November 1942, Operasi Uranus Pecah di Stalingrad
SOLOPOS.COM - Tentara Uni Soviet mengibarkan bendera Uni Soviet di salah satu gedung di Stalingrad atau kini Saint Petersburg, Rusia di akhir Pertempuran Stalingrad, 1943. (Wikimedia.org)

Solopos.com, SOLO — Pasukan Uni Soviet di bawah pimpinan Jenderal Georgy Zhukov pada 19 November 1942 melancarkan serangan bernama Operasi Uranus demi melemahkan pasukan Blok Poros dalam Pertempuran Stalingrad di Stalingrad, Rusia.

Serangan itu lantas membalikkan keadaan sehingga Soviet berada di atas angin setelah beberapa bulan berada di bawah tekanan pasukan Blok Poros yang terdiri atas Nazi Jerman dan sekutunya. Serangan itu juga dianggap sebagai titik balik dalam Perang Dunia II sehingga Uni Soviet memenangi Pertempuran Stalingard yang berlangsung dari 23 Agustus 1942 sampai 2 Februari 1943.

PromosiTop! Bos Tokopedia Masuk List Most Extraordinary Women Business Leader

Operasi Uranus dalam Pertempuran Stalingrad merupakan salah satu peristiwa bersejarah yang terjadi pada 19 November, hari ke-323 (hari ke-324 dalam tahun kabisat) dalam kalender Gregorian.

Baca juga: Malaysia Tak Izinkan Layanan Ojek Online, Ini Alasannya

Selain itu, masih banyak peristiwa bersejarah pada 19 November yang terangkum pada Sejarah Hari Ini, 19 November, yang dihimpun Solopos.com dari Brainyhistory.com, Thepeoplehistory.com, dan Wikipedia.org:

1493

Christopher Columbus medarat di salah satu pulau di perairan Karibia. Ia lantas menamai pulau itu dengan nama San Juan Bautista. Kini, wilayah Pulau tersebut memiliki nama resmi Puerto Rico, namun ibu kotanya masih menggunakan nama San Juan.

1885

Pasukan Bulgaria berhasil mengalahkan pasukan Serbia di Slivnitsa, Bulgaria. Kemenangan itu semakin memperbesar peluang bagi Kerajaan Bulgaria untuk menguasai wilayah Rumelia Timur.

1912

Pasukan Kerajaan Serbia mengalahkan pasukan Kesultanan Ottoman dalam Pertempuran Monastir di Monastir, Kesultanan Ottoman atau kini Bitola, Makedonia. Atas kemenangan itu, Kerajaan Serbia berhasil merebut wilayah Monastir yang sudah dikuasai Kesultanan Ottoman selama lebih dari 500 tahun.

1941

Pertempuran antar-kapal tempur yang melibatkan pasukan Jerman dan pasukan Ausrtalia meletus di perairan dekat Pulau Dirk Hartog, sebelah barat Australia. Dalam pertempuran tersebut, semua kapal milik kedua negara, HMAS Sidney milik Australia dan Komoran milik Jerman, tenggelam setelah saling menyerang.

Baca juga: Cegah Pelecehan Seksual di Kampus, Begini Aturan di Universitas Harvard

1942

Pasukan Uni Soviet di bawah pimpinan Jenderal Georgy Zhukov melancarkan serangan bernama Operasi Uranus demi melemahkan pasukan Blok Poros dalam Pertempuran Stalingrad di Stalingrad, Rusia. Serangan itu lantas membalikkan keadaan sehingga Soviet berada di atas angin setelah beberapa bulan berada di bawah tekanan pasukan Blok Poros. Serangan itu juga dianggap sebagai titik balik dalam Perang Dunia II sehingga Uni Soviet memenangi Pertempuran Stalingard yang berlangsung dari 23 Agustus 1942 sampai 2 Februari 1943.

1943

Pasukan Jerman membantai sekitar 6.000 orang Yahudi yang berusaha melarikan diri dari penampungan di Lviv, Ukraina. Penampungan tersebut termasuk salah satu dari sekian banyak penampungan yang menjadi tempat pembunuhan orang Yahudi paling banyak. Semasa difungsikan, penampungan di Lviv itu telah digunakan untuk membantai kurang lebih 100.000 orang Yahudi.

1965

Laurent Robert Blanc lahir di Ales, Prancis. Namanya lantas dikenal sebagai pemain sepak bola yang pernah membela beberapa klub besar di Eropa, yakni Napoli, Barcelona, Marseille, Inter Milan, dan Manchester United. Setelah pensiun sebagai pemain sepak bola pada 2003, Blanc lantas menjajaki dunia kepelatihan. Ia pernah mennjadi arsitek Tim Nasional Pranicis dari 2010 hingga 2012 dan Paris Saint Germain sejak 2013 hingga 2016.

Legenda sepak bola asal Brasil, Edison Arantes do Nascimento alias Pele bersama trofi Jules Rimet. (Sensacionalista.com.br)
Legenda sepak bola asal Brasil, Edison Arantes do Nascimento alias Pele bersama trofi Jules Rimet. (Sensacionalista.com.br)

1969

Edison Arantes do Nascimento atau Pele mencetak gol ke-1.000 selama kariernya di dunia sepak bola profesional kala membela Santos yang berhadapan dengan Vasco da Gama di Stadion Maracana, Rio di Janeiro, Brasil. Gol itu dicetak Pele melalui titik penalti. Sepanjang kariernya bersama Santos selama kurang lebih 17 tahun, Pele telah mencetak 1.091 dari 1.115 penampilan.

Baca juga: Jual Hotel Rp5,3 Triliun, Mantan Presiden AS Donald Trump Bangkrut?

1977

Presiden Mesir, Anwar Sadat, menjadi pemimpin Arab pertama yang mengunjungi Israel secara resmi. Kunjungannya ke Israel itu bertujuan untuk bertemu Perdana Menteri Israel Menachem Begin dan berbicara di depan parlemen Israel di Yerusalem demi mencari penyelesaian perdamaian yang permanen antara Mesir dan Israel setelah beberapa kali berseteru.

2013

Serangan bom bunuh diri mendera Kedutaan Besar Iran di Lebanon, Suriah dan menewaskan 23 orang serta melukai 160 lainnya. Serangan itu diduga dilakukan ISIS sebagai wujud protes terhadap Iran yang mendukung pemerintah Suriah dalam Perang Saudara Suriah.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago