Sejarah Hari Ini : 14 Desember 1995, Perjanjian Dayton Diteken

Beragam peristiwa terjadi pada 14 Desember seperti terangkum dalam Sejarah Hari Ini, salah satunya penandatangan Perjanjian Dayton.
SHARE
Sejarah Hari Ini : 14 Desember 1995, Perjanjian Dayton Diteken
SOLOPOS.COM - Pembagian Bosnia dan Herzegovina setelah Perjanjian Dayton. (wikipedia.org)

Solopos.com, SOLO — Perjanjian perdamainan demi menghentikan Perang Yugoslavia ditandatangani di Paris, Prancis, pada 14 Desember 1995. Pembagian politik Bosnia-Herzegovina saat ini dan struktur pemerintahannya merupakan hasil persetujuan dari Perjanjian Dayton.

Orang-orang yang menandatangani perjanjian itu adalah Presiden Serbia Slobodan Milosevic, Presiden Kroasia Franjo Tudman, Presiden Bosnia Alija Izetbegovi, serta Kepala Negosiator AS Richard Holbrooke dan Jenderal Wesley Clark. Namun Perang Yugoslavia baru benar-benar berhenti pada 12 November 2001.

PromosiTop! Bos Tokopedia Masuk List Most Extraordinary Women Business Leader

Peristiwa itu merupakan salah satu peristiwa bersejarah pada 14 Desember, hari ke-348 (hari ke-349 dalam tahun kabisat) dalam kalender Gregorian.

Baca juga: Amerika Serikat Perpanjang Sanksi untuk Empat Negara Ini, Mana Saja?

Berikut rangkuman Sejarah Hari Ini, 14 Desember, yang dihimpun Solopos.com dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org:

557

Gempa bumi berkekuatan 6,4 pada skala Richter mengguncah Kota Konstantinopel atau kini Istanbul di Turki yang kala itu masih dikuasai Kekaisaran Bizantium. Bencana tersebut menghancurkan sejumlah bangunan, termasuk gereja. Kaisar Bizantium Justinian I kemudian memutuskan untuk tak memakai mahkotanya selama empat tahun demi menunjukkan keprihatinannya atas bencana itu.

1513

Putri Mary naik takhta menjadi Ratu Skotlandia di umurnya yang baru enam hari menggantikan ayahnya, James V, yang meninggal dunia di hari yang sama. Mary menjadi pemimpin wanita pertama di Skotlandia lantaran James V tak memiliki keturunan pria. Ia memimpin Skotlandia selama 54 tahun sebelum akhirnya Skotlandia dikuasai Raja Inggris, James I, pada 24 Juli 1567.

1799

Presiden pertama Amerika Serikat (AS) George Washington meninggal dunia Mount Vernon, Virginia, AS setelah tiga tahun meletakkan jabatannya sebagai presiden AS. Washington meninggal dunia pada usia 67 tahun tanpa meninggalkan keturunan. Ia diketahui hanya memiliki satu anak angkat.

1911

Tim ekspedisi yang dipimpin penjelajah asal Norwegia, Roald Amundsen, mencapai wilayah Antartika. Ekspedisi itu merupakan yang pertama yang berhasil mencapai Antartika.

Baca juga: Tornado Terjang 6 Negara Bagian di AS, 83 Orang Meninggal

1939

Uni Soviet secara resmi dikeluarkan dari Liga Bangsa-Bangsa (LBB). Pasalnya, Rusia dianggap tak mampu menjaga perdamaian dengan menginvasi Filandia dan memicu pecahnya Perang Musim Dingin.

1941

Jepang dan Thailand menandatangani perjanjian kerja sama untuk berkoalisi dalam Perang Dunia II. Perjanjian itu menyeret Thailand ke dalam Perang Dunia II sebagai anggota Blok Poros.

1971

Lebih dari 200 orang yang dianggap intelektual di Pakistan Timur—kini Bangladesh—dibunuh pasukan Pakistan. Peristiwa Tragis di masa Perang Pembebasan Bangladesh itu kini diperingati setiap tahunnya di Bangladesh sebagai Hari Pembantaian Intelektual.

Baca juga: Belum Ada Peningkatan Keparahan Covid-19 Akibat Omicron di Afsel

1979

Michael James Owen lahir di Chester, Chesire, Inggris. Namanya kemudian melambung setelah menjadi pemain sepak bola yang membela salah satu klub besar di Inggris, yakni Liverpool. Setelah membela Liverpool sejak 1996 hingga 2004, Owen sempat membela klub besar lain di Eropa, yaitu Real Madrid, Newcastle United, dan Manchester United.

Panorama Dataran Tinggi Golan. (Wikimedia.org)
Panorama Dataran Tinggi Golan. (Wikimedia.org)

1981

Israel secara resmi mengklaim Dataran Tinggi Golan yang sebelumnya merupakan kekuasaan Suriah sebagai wilayah kekuasaannya. Israel lantas mendirikan permukiman di sekitar Dataran Tinggi Golan.

1995

Perjanjian perdamainan demi menghentikan Perang Yugoslavia ditandatangani di Paris, Prancis. Pembagian politik Bosnia-Herzegovina saat ini dan struktur pemerintahannya merupakan hasil persetujuan dari Perjanjian Dayton. Orang-orang yang menandatangani perjanjian itu adalah Presiden Serbia Slobodan Milosevic, Presiden Kroasia Franjo Tudman, Presiden Bosnia Alija Izetbegovi, serta Kepala Negosiator AS Richard Holbrooke dan Jenderal Wesley Clark. Namun demikian, Perang Yugoslaiva baru benar-benar berhenti pada 12 November 2001.

2012

27 Orang kehilangan nyawa, termasuk 18 anak-anak, dalam tragedi penembakan mematikan di sebuah sekolah dasar di Connecticut, Amerika Serikat.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago