Sejarah Hari Ini : 13 Oktober 2011, Pesawat Jatuh di Papua Nugini

Beragam peristiwa penting dari berbagai penjuru dunia terjadi pada 13 Oktober tersaji dalam Sejarah Hari Ini.
SHARE
Sejarah Hari Ini : 13 Oktober 2011, Pesawat Jatuh di Papua Nugini
SOLOPOS.COM - Pesawat de Havilland Dash-8 Series 100 (P2-MCP) milik maskapai PNG di Bandara Kagamuga Gunung Hagen, Papua Nugini. (wikipedia)

Solopos.com, SOLO — Sebuah pesawat penumpang jatuh di Papua Nugini pada 13 Oktober 2011, menyebabkan 28 orang meninggal dunia. Pesawat yang jatuh adalah de Havilland Canada DHC-8-100 atau dikenal juga sebagai Dash 8, yang dioperasikan oleh Airlines PNG dengan jadwal penerbangan domestik dari Bandar Udara Lae Nadzab ke Bandar Udara Madang.

Pesawat nahas itu jatuh di dekat muara Sungai Gogol, Papua Nugini, sekitar 20 km di selatan bandar udara tujuan. Sejumlah 28 orang dari 32 orang yang menumpang pesawat itu kehilangan nyawa. Berdasarkan keterangan pihak Australian Broadcasting Corp yang mengutip pihak warga Madang, saat kecelakaan terjadi tidak badai yang terjadi di dekat lokasi kecelakaan.

PromosiTop! Bos Tokopedia Masuk List Most Extraordinary Women Business Leader

Peristiwa jatuhnya pesawat Dash 8 di Papua Nugini itu merupakan salah satu dari sekian banyak peristiwa bersejarah yang terjadi pada hari ke-286—hari ke-287 dalam tahun kabisat—sesuai sistem Kelender Gregorian, 13 Oktober.

Baca juga: Pesawat Pembawa Rombongan Penerjun Jatuh, 16 Tewas

Selain jatuhnya pesawat di Papua Nugini, masih banyak peristiwa bersejarah lain yang terjadi pada 13 Oktober.

Simak beragam peristiwa bersejarah,  yang dihimpun Solopos.com dari Brainyhistory.com, Thepeoplehistory.com, dan Wikipedia.org, dalam Sejarah Hari Ini, 13 Oktober:

1710

Pasukan Inggris berhasil merebut wilayah Port Royal di Acadia atau kini Nova Scotia dari kekuasaan Prancis. Keberhasilan Inggris itu diraih setelah melakukan pengepungan selama delapan hari.

1793

Pasukan Austria bersama sekutunya berhasil mengalahkan pasukan Prancis dalam Pertempuran Wissembourg I di Wissembourg, Bas-Rhin, Prancis. Dalam salah satu pertempuran di masa Perang Revolusi Prancis itu, pasukan Austria berhasil menumpas sekitar 3.000 tentara Prancis dan hanya kehilangan sekitar 1.800 tentaranya.

1812

Pertempuran antara pasukan Inggris yang dibantu pasukan Kanada melawan pasukan Amerika Serikat (AS) meletus di Queenston, Ontario, Kanada. Salah satu pertempuran di masa Perang 1812 itu kini dikenang dengan sebutan Pertempuran Bukit Queenston. Pasukan AS harus kehilangan lebih dari 900 tentaranya yang tewas dan tertangkap, sedangkan Inggris dan Kanada hanya kehilangan sekitar 40 tentaranya.

Baca juga: China Tawarkan Reunifikasi Damai, Presiden Taiwan Tak Mau Tunduk

1915

Pasukan Sekutu menyerbu pasukan Jerman yang menduduki wilayah Hohenzollern Redoubt, dekat Auchy-les-Mines, Prancis. Serangan itu berlangsung selama enam hari. Sayangnya, meski sudah melakukan penyerbuan selama hampir sepekan, pasukan Sekutu gagal memukul mundur pasukan Jerman.

1917

Sebanyak 30.000 hingga 100.000 orang berkumpul di wilayah dekat Fatima, Portugal untuk menyaksikan fenomena alam berupa aktivitas matahari yang dianggap luar biasa. Banyak yang mengklaim sinar matahari pada waktu itu tampak menyerupai Yesus dan tokoh-tokoh Katolik lainnya. Peristiwa itu lantas dikenang dengan sebutan Mukjizat Matahari. Pada 13 Oktober 1930, peristiwa tersebut secara resmi disahkan sebagai mukjizat oleh Gereja Katolik Roma.

1923

Kota Ankara menjadi Ibu Kota Turki menggantikan Istanbul. Sebelumnya, Istanbul telah menjadi ibu kota kekaisaran selama hampir 16 abad, yaitu selama Kekaisaran Romawi dari 330 hingga 1204, Kerajaan Latin dari 1204 sampai 1261, Kekaisaran Bizantium dari 1261 sampai 1453, dan Kesultanan Ottoman sejak 1453 sampai 1922.

1943

Pemerintahan baru di Italia menyatakan bergabung dengan Sekutu dalam Perang Dunia II dan mendeklarasikan Perang terhadap Jerman. Meski demikian, Benito Mussolini—yang sebelumnya menjabat sebagai perdana menteri Italia—masih berpihak dengan Blok Poros untuk melawan Sekutu. Mussolini pun mendirikan pemerintahan tersendiri dengan nama Republik Sosialis Italia.

Baca juga: Keracunan Alkohol Ilegal, 34 Orang Meninggal Dunia di Rusia

1944

Pasukan Uni Soviet berhasil merebut ibu kota Latvia, Riga, dari cengkeraman Jerman. Sebelumnya, Riga dikuasai Jerman sejak 1941.

1946

Prancis mengadopsi konstitusi Republik Keempat.

1977

Empat orang Palestina membajak sebuah penerbangan Lufthansa dan meminta pelepasan anggota Faksi Pasukan Merah.

1990

Pasukan Suriah melancarkan serangan ke wilayah bebas di Lebanon untuk memaksa Jenderal Michel Aoun melepas jabatannya sebagai presiden Lebanon. Serangan yang akhirnya berhasil membuat Jenderal Michel Aoun turun takhta itu sekaligus mengakhir Perang Saudara Lebanon yang berlangsung sejak 13 April 1975.

Baca juga: Krisis Ekonomi Myanmar Dampak Covid-19, Ibu-Ibu Melahirkan di Hutan

2006

Ban Ki-moon terpilih menjadi Sekretaris Jenderal PBB. Ban Ki-moon yang lahir 13 Juni 1944 adalah seorang diplomat Korea Selatan. Ban pernah menjabat sebagai menteri luar negeri Republik Korea pada periode Januari 2004 hingga 1 November 2006. Pada 13 Oktober 2006, ia terpilih menjadi Sekjen PBB yang kedelapan pada Sidang Umum PBB dan dilantik pada 14 Desember 2006. Pada 21 Juni 2011, Ban terpilih untuk menjalankan periode keduanya sebagai Sekjen PBB lewat hasil Sidang Umum untuk masa jabatan 2012 hingga 2016.

2011

Sebuah pesawat penumpang jatuh di Papua Nugini pada 13 Oktober 2011, menyebabkan 28 orang meninggal dunia. Pesawat yang jatuh adalah de Havilland Canada DHC-8-100 atau dikenal juga sebagai Dash 8, yang dioperasikan oleh Airlines PNG dengan jadwal penerbangan domestik dari Bandar Udara Lae Nadzab ke Bandar Udara Madang. Pesawat nahas itu jatuh di dekat muara Sungai Gogol, Papua Nugini, sekitar 20 km di selatan bandar udara tujuan.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago