Sejarah Hari Ini: 12 Januari 2010 Gempa Bumi Guncang Haiti

Banyak peristiwa bersejarah yang terjadi pada 11 Januari setiap tahunnya yang terangkum dalam Sejrah Hari Ini.
SHARE
Sejarah Hari Ini: 12 Januari 2010 Gempa Bumi Guncang Haiti
SOLOPOS.COM - Gempa bumi melanda Haiti pada 12 Januari 2010. (History.com)

Solopos.com, SOLO — 12 Januari 2010 gempa bumi berkekuatan 7,0 skala Richter mengguncang Haiti. Akibat bencana itu, sedikitnya 230.000 orang meninggal dunia, sekitar 300.000 luka-luka, dan tak kurang dari 1.000.000 orang kehilangan tempat tinggal mereka.

Peristiwa gempa bumi di Haiti itu merupakan salah satu peristiwa bersejarah pada 12 Januari. Selain itu, masih banyak peristiwa bersejarah pada 12 Januari yang dihimpun Solopos.com dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org, yang terangkum dalam Sejarah Hari Ini:

PromosiTop! Bos Tokopedia Masuk List Most Extraordinary Women Business Leader

1709

Sejumlah kawasan di Prancis dan wilayah lain di Eropa mulai mengalami pembekuan. Wilayah itu adalah kawasan pantai-pantai Atlantik, Sungai Rhine, dan sekitarnya. Pembekuan terjadi selama sekitar dua bulan dan menjadikan peristiwa tersebut dikenang dengan nama Zaman Es Kecil. Diperkirakan sekitar 24.000 warga Paris meninggal akibat peristiwa tersebut.

1945

Pasukan Uni Soviet memulai serangan besar-besaran di kawasan Polandia dan negara-negara di Eropa Timur. Serangan itu bertujuan mengusir pasukan Jerman dari negara-negara Eropa Timur yang diduduki. Serangan yang disebut dengan nama Serangan Vistula–Oder itu berlangsung hingga 2 Februari 1945 dan berakhir dengan kemenangan Uni Soviet atas Jerman.

Baca juga: Sejarah Hari Ini: 11 Januari 1569, Permainan Lotre Diperkenalkan

Potongan kertas yang menunjukkan foto-foto mantan pejabat pemerintah yang dipecat setelah Revolusi Zanzibar. (Wikimedia.org)
Potongan kertas yang menunjukkan foto-foto mantan pejabat pemerintah yang dipecat setelah Revolusi Zanzibar. (Wikimedia.org)

1964

Pasukan pemberontak di Zanzibar memulai pemberontakan demi menggulingkan Kesultanan Zanzibar yang berdiri sejak 1856. Pemberontakan yang hanya berlangsung sehari itu berakhir dengan runtuhnya Kesultanan Zanzibar dan pendirian Republik Rakyat Zanzibar. Sekitar tiga bulan kemudian, Zanzibar bergabung dengan Tanganyika dan membentuk negara yang kini dikenal dengan nama Tanzania.

1969

Band rok asal Inggris, Led Zeppelin, merilis album pertama bertajuk Led Zeppelin. Album tersebut bisa dibilang mampu mengantar Led Zeppelin menuju kesuksesan lantaran mampu menempati peringkat keenam di Inggris dan peringkat ke-10 di Amerika Serikat (AS). Album pertama milik Led Zeppelin itu direkam di Olympic Studios di London, Inggris.

Baca juga: Sebagian Tembok Besar China Runtuh akibat Gempa di Provinsi Qinghai

1970

Biafra secara resmi menyerah kepada Nigeria dalam Perang Saudara Nigeria yang berlangsung sejak 6 Juli 1967. Selang tiga hari kemudian, Perang Saudara Nigeria secara resmi dinyatakan berakhir dengan kemenangan Nigeria atas Biafra. Atas hasil itu, Biafra yang sebelumnya ingin menjadi negara merdeka kembali bergabung dengan Nigeria.

1993

Zain Javadd Malik lahir di Bradford, West Yorkshire, Inggris. Kini, namanya dikenal luas sebagai penyanyi yang pernah tergabung di salah satu grup musik ternama, One Direction. Pada 2015 lalu, pria yang lebih dikenal dengan nama Zayn Malik itu menyatakan keluar dari One Direction.

2003

Maurice Ernest Gibb meninggal dunia pada usia 53 tahun di Miami Beach, Florida, Amerika Serikat (AS). Sebelum meninggal, Maurice diketahui menderita suatu penyakit pada ususnya. Semasa hidupnya, Maurice dikenal luas sebagai salah satu personel yang tergabung dalam grup musik fenomenal yang terbentuk di Australia, Bee Gees.

Baca juga: Omicron Dominan di Republik Ceko

2015

Kelompok Boko Haram yang melancarkan serangan di Kolofata, Kamerun berhasil digagalkan tentara dan polisi Kamerun. Akibatnya, 143 anggota Boko Haram tewas dalam kejadian itu, sedangkan dari kubu Kamerun hanya kehilangan satu orang petugas keamanan.

2016

Seorang pengebom bunuh diri meledakkan dirinya di antara sekumpulan wisatawan asing di dekat Masjid Biru, Istanbul, Turki. Akibat serangan bom bunuh diri itu, 12 wisatawan asal Jerman dan satu wisatawan asal Peru tewas seketika. Tentara Islamic State Iraq and Syria (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Suriah dituding sebagai pelaku pengeboman tersebut.

 

 



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago