Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
 Salah satu pengrajin ciu Bekonang, Sukoharjo. (Solopos/dok)
Espos Plus Soloraya

Sejarah Ciu Bekonang, Aset Monopoli Pemerintah Hindia Belanda

Masyarakat Soloraya dan sekitarnya mengenal ciu sebagai minuman alkohol (minol) tradisional sejak era penjajahan Belanda dan menjadi aset monopoli perdagangan oleh pemerintah kolonial saat itu.

Solopos.com, SUKOHARJO — Masyarakat Soloraya dan sekitarnya mengenal ciu sebagai minuman alkohol (minol) tradisional sejak era penjajahan Belanda dan menjadi aset monopoli perdagangan oleh pemerintah kolonial saat itu.

Masyarakat menggunakan ciu untuk ritual, menghangatkan badan, pengobatan herbal, stamina, dan solidaritas sosial. Tak ada catatan sejarah yang menunjukkan secara spesifik bahwa ciu adalah minol yang digunakan dalam upacara maupun adat istiadat. Sehingga, konotasinya menjadi negatif karena hanya digunakan untuk mabuk-mabukan.

Berita Terpopular
Indeks Berita
Part of Solopos.com
Punya akun? Silahkan login
Daftar sekarang...
Support - FaQ
Privacy Policy
Tentang Kami
Kontak Kami
Night Mode