Kategori: Sragen

Sehari, 2 Warga Sragen Positif Covid-19 Meninggal


Solopos.com/Tri Rahayu,

Solopos.com, SRAGEN -- Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen mencatat ada dua warga terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia dalam sehari, Senin (26/10/2020).

Dua warga yang meninggal itu merupakan kasus baru. Tambahan kasus konfirmasi positif virus corona Kabupaten Sragen pada Senin totalnya lima kasus.

Selain dua orang yang meninggal dunia, dua orang lainnya menjadi pasien positif simptomatik dan menjalani perawatan di RSUD dr Moewardi Solo.

Anak 15 Tahun Ke Bawah Kembali Dilarang Masuk Mal, Manajemen Pusat Belanja Solo Pasrah

Sedangkan satu orang lainnya asimtomatik atau tanpa gejala. DKK Sragen masih melakukan tracing pada kasus baru ini.

Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) DKK Sragen dr Sri Subekti kepada Solopos.com melalui telepon, Senin malam, menjelaskan dua warga positif Covid-19 yang meninggal dunia itu.

Pertama, berinisial S, laki-laki, 67, asal wilayah Kecamatan Kalijambe, Sragen, yang meninggal dunia di RSU Telogorejo Semarang. Kemudian kedua, S, perempuan, 62, warga Kecamatan Sambungmacan, Sragen.

Pembunuhan Sukoharjo: Seusai Habisi Yulia, Eko Mandi & Pasang Jaringan Internet di Rumah Tetangga

Faktor Usia

S meninggal dunia di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen. “Keduanya meninggal dunia karena faktor usia yang sudah lanjut,” ujarnya.

Bekti, sapaan akrabnya, melanjutkan selain dua warga positif Covid-19 yang meninggal tersebut, kasus baru lainnya yakni PIF, 37, dan I, 41, keduanya warga Karangmalang, Sragen.

Mereka menjalani perawatan di RSUD dr Moewardi Solo. Kasus baru positif Covid-19 terakhir, S, 37, warga Tanon, Sragen.

Tambahan 40 Kasus Baru Covid-19 Solo Pada Akhir Pekan, 6 Di Antaranya Anak-Anak

Ketiga kasus baru itu perempuan semua. Dengan penambahan lima kasus baru ini, total kasus positif Covid-19 Sragen sebanyak 787 kasus.

Dari jumlah itu, 101 orang menjalani rawat inap, 32 orang meninggal, dan 654 orang sembuh. Pasien sembuh juga bertambah sembilan orang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen Tatag Prabawanto juga sudah mendapatkan laporan adanya dua orang warga positif Covid-19 yang meninggal dunia.

Penemuan Jenazah Warga Wonogiri di Hotel Solo, Ini Hasil Penyelidikan Polisi

Sakit Paru-Paru

“Warga Ngebung, Kecamatan Kalijambe, yang meninggal di RSU Telogorejo, Semarang. Lalu warga Bedoro, Kecamatan Sambungmacan, yang meninggal di RSUD Sragen,” katanya.

Camat Sambungmacan, Y David Supriyadi, mengatakan pemakaman jenazah S menggunakan protokol kesehatan, Senin, pukul 12.43 WIB.

Jelang Debat Perdana Pilkada Solo 2020, Begini Persiapan Gibran-Teguh & Bajo

David menjelaskan S pada Jumat (23/10/2020) dirawat di RS swasta Sragen dan hasil swab test positif Covid-19. S kemudian dirujuk ke RSUD Sragen pada Minggu (25/10/2020).

“Kemudian pada Senin S ini meninggal dunia di RSUD Sragen. Almarhumah memiliki riwayat sakit paru-paru dan penyumbatan darah di otak. Pemakaman dilakukan tim medis dari RSUD Sragen sebanyak tiga orang dibantu sukarelawan Covid-19 Desa Bedoro sebanyak enam orang dengan pakaian APD lengkap dan protokol kesehatan,” ujarnya.

Share
Dipublikasikan oleh
Suharsih