Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Sederhana, Begini Cara Salat Idul Fitri di Rumah

Terkait tata cara Salat Idul Fitri di rumah, menurut Prof Hasanuddin sebetulnya hampir sama dengan yang dilakukan berjamaah di masjid.
SHARE
Sederhana, Begini Cara Salat Idul Fitri di Rumah
SOLOPOS.COM - Jemaah di Masjidil Haram sedang salat sambil mengenakan masker untuk mengantisipasi virus corona, 27 Februari 2020. (Reuters/Ganoo Essa)

Solopos.com, SOLO - Tahun ini besar kemungkinan salat Idul Fitri tak dilakukan secara berjamaah di tanah lapang atau masjid. MUI telah menyosialisasikan himbauan untuk salat Id dilakukan di rumah masing-masing.

Pemerintah: Salat Idulfitri 2020 Berjemaah Ditiadakan Jika...

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

"Sama halnya dengan Salat Jumat yang diganti salat dzuhur di rumah, maka Salat Id bisa dilakukan di tempat masing-masing. Hukum Salat Id adalah sunnah muakad," kata Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prof Dr H Hasanuddin AF, MA, dilansir Detik.com, Selasa (12/5/2020).

Terkait tata cara Salat Idul Fitri di rumah, menurut Prof Hasanuddin sebetulnya hampir sama dengan yang dilakukan berjamaah di masjid. Ada dua poin yang menyebabkan sholat id di rumah dan masjid berbeda.

Rencana Pelonggaran PSBB 1 Juni Dikritik, Doni Monardo Ajukan 4 Syarat

Sedangkan tak ada khotbah dalam Salat Id yang dilakukan di rumah. Hukum khotbah saat salat id adalah sunnah sehingga tidak membatalkan ibadah jika tak diselenggarakan.

Khotbah saat salat id berbeda hukumnya dengan selama pelaksanaan Sholat Jumat yang termasuk wajib.

Selain dua poin tersebut, maka Salat Id di rumah dan masjid dilakukan dengan cara yang sama. Yaitu tujuh kali takbir pada rakaat pertama dan lima kali takbir di rakaat kedua. Di sela takbir bisa membaca kalimat tahlil atau takbir yang mengagungkan Allah SWT.

Operasi Pasar Sukoharjo, Gula Pasir Dijual Hanya Rp12.500/Kg Dari Harga Pasaran Rp17.000/Kg

Dengan ketentuan tersebut, maka pelaksanaan Salat Idul Fitri di tengah pandemi virus corona tidak jadi masalah bagi muslim. Salat bisa dilaksanakan dalam berbagai kondisi dengan mengutamakan usaha pencegahan infeksi Covid-19.

"Tetap jalankan prosedur protokol untuk mencegah penyebaran virus corona. Menjaga kesehatan dan menghindari maut hukum wajib, sedangkan Salat Ied dan Tarawih sunah jadi pertimbangkan yang wajib. Dalam ibadah juga ada prioritas," kata Prof Hasanuddin.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode