Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

SDN 1 Delegan Sleman Terbakar, KBM Bakal Dilakukan Sistem Shift

Kegiatan belajar mengajar (KBM) di SDN 1 Delegan, Sumberharjo, Prambanan, Kabupaten Sleman, dilakukan dengan sistem shift pasca kebakaran terjadi.
SHARE
SDN 1 Delegan Sleman Terbakar, KBM Bakal Dilakukan Sistem Shift
SOLOPOS.COM - Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo meninjau lokasi kebakaran di SDN Delegan 1 Kalurahan Sumberharjo, Kapanewon Prambanan, Rabu (10/8/2022) - Harian Jogja/ Abdul Hamied Razak

Solopos.com, SLEMAN — Kegiatan belajar mengajar (KBM) di SDN 1 Delegan, Sumberharjo, Prambanan, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, tetap berjalan pasca-kebakaran hebat yang terjadi di sekolah itu. Karena sebagian ruangan terbakar, maka kegiatan belajar mengajar dilakukan secraa shift.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Ery Widaryana, mengatakan KBM di SDN 1 Delegan tetap berjalan. Dalam kebakaran itu ada tujuh ruangan yang terbakar, sedangkan saat ini masih ada tiga ruang kelas yang bisa digunakan untuk belajar murid.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Selain masih memiliki ruang kelas, SDN 1 Delegan juga memiliki pendapa yang bisa dimanfaatkan untuk KBM sementara waktu. Dengan demikian, pembelajaran tatap muka di sekolah diputusakan tetap berjalan seperti biasa.

“Untuk pekan ini kami gelar secara online dulu sambil kami menyiapkan segalanya. Baru mulai Senin depan para siswa bisa belajar kembali di sekolah dengan sistem shift,” ujarnya, Rabu (10/8/2022).

Baca Juga: SDN 1 Delegan Sleman Alami Kebakaran Hebat, Kerugian Capai Rp500 Juta

Ery menjelaskan dari enam rombongan belajar di SD tersebut akan dibagi dalam dua shift, yakni shift pagi dan siang.

Rencananya, untuk kelas I-III akan belajar di sekolah mulai pukul 07.00 WIB – 11.00 WIB, sementara kelas IV-VI akan belajar mulai siang hari disesuaikan dengan beban pelajaran. Pembelajaran tatap muka dengan dua shift tersebut akan dijalani murid hingga akhir semester ini.

Ia berharap proses pembangunan kembali ruang-ruang kelas yang rusak bisa selesai hingga Desember mendatang. Dengan demikian, mulai tahun depan murid bisa kembali belajar di kelas.

“Kami sudah meminta sekolah segera mengatur. Semua guru dan orang tua siswa juga harus ikhlas melaksanakan semuanya. Tidak ada perbedaan pelayanan,” kata Ery.

Baca Juga: Menarik! Tim SAR Bakal Gelar Upacara Kemerdekaan di Laut Gunungkidul

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, saat meninjau lokasi kebakaran mengatakan puing-puing sisa kebakaran akan segera dibersihkan dengan mengerahkan para relawan. Setelah itu, bangunan sekolah akan diperbaiki menggunakan dana bantuan dari BAZNAS dan BPBD Sleman.

“Kalau memungkinkan dana pembangunan akan diambil dari APBD perubahan. Untuk sementara kami identifikasi terlebih dahulu berapa kebutuhan biayanya, apa yang perlu diganti dan diperbaiki,” katanya.

Kustini berharap, bangunan yang rusak secepatnya diperbaiki agar proses belajar mengajar bisa pulih seperti semula. Ia belum bisa menargetkan kapan perbaikan ruang kelas rampung.

“Kami belum bisa manargetkan kapan perbaikan akan selesai. Secepatnya lah. Kalau bisa ya sebulan dua bulan selesai,” ujar Kustini.

Berita ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judul Terbakar, Perbaikan Gedung SDN 1 Degelan Diperkirakan Selesai Desember Mendatang



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode