[ X ] CLOSE

Satgas Karanganyar Ingin Ubah Pola Pikir Positif Covid-19 adalah Aib

Bagus Darmadi mendorong kesadaran dan peran aktif masyarakat melapor kepada satgas terdekat saat terkonfirmasi positif Covid-19.
Satgas Karanganyar Ingin Ubah Pola Pikir Positif Covid-19 adalah Aib
SOLOPOS.COM - Petugas Satgas Covid-19 Karanganyar menyiapkan Gedung Wanita Karanganyar sebagai lokasi baru untuk isolasi terpusat pasien positif corona, Selasa (3/8/2021). (Istimewa/Satpol PP Karanganyar)

Solopos.com, KARANGANYAR—Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Karanganyar mendorong kesadaran masyarakat untuk mau menjalani isolasi di tempat isolasi terpusat (isoter) kabupaten.

Terutama bagi masyarakat yang tidak bisa menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah karena kondisi rumah tidak memungkinkan.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar, Bagus Darmadi, mendorong kesadaran dan peran aktif masyarakat melapor kepada satgas terdekat saat terkonfirmasi positif Covid-19.

Di sisi lain, Bagus juga berharap masyarakat mengubah pola pikir dan pandangan bahwa orang terkonfirmasi positif Covid-19 ini aib. Pandangan itu membuat sejumlah orang yang menjalani isoman merasa dikucilkan.

Baca Juga: Dine In 20 Menit di Sukoharjo Khusus Warung di Ruang Terbuka

“Yang positif ya segera melapor. Kami juga berharap masyarakat mengubah pandangan bahwa yang positif Covid-19 itu bukan aib. Kadang pasien tidak mau melapor atau isolasi di isoter karena takut dikucilkan,” kata dia saat berbincang dengan wartawan, Jumat (13/8/2021).

Bagus berharap peran serta satgas dalam hal ini Ketua RT dan RW untuk membantu mengedukasi masyarakat perihal orang terpapar Covid-19. Ditanya kondisi isoter di Gedung Wanita Karanganyar, Bagus menyampaikan ada sepuluh orang yang menjalani isolasi di gedung milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar itu.

“Penambahan jumlah pasien tidak banyak. Ada 14 orang sembuh empat orang. Jadi sepuluh orang. Kami mendorong masyarakat mau menjalani isolasi di isoter. Itu bentuk kesadaran memutus mata rantai persebaran Covid-19,” jelasnya.

Baca Juga: Muhammadiyah Solo Suntikkan 1.500 Dosis Vaksin Kedua

Bagus menjamin kebutuhan dasar warga yang menjalani isoter di lokasi yang disediakan Pemkab. Kebutuhan yang dimaksud seperti gizi, kesehatan, olahraga, dan lain-lain.

“Kami merawat mereak dengan baik dari segi gizi, kesehatan, olahraga, dan kegembiraan. Biar mereka senang dan meningkatkan imunitas.”



Berita Terkait
    Promo & Events
    Ekspedisi Ekonomi Digital 2021
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago