[x] close
top ear
Sapardi Djoko Damono. (Twitter)
  • SOLOPOS.COM
    Sapardi Djoko Damono. (Twitter)

Sastrawan Solo Sapardi Djoko Damono Meninggal Dunia

Kabar duka tentang sastrawan Solo, Sapardi Djoko Damono, meninggal dunia.
Diterbitkan Minggu, 19/07/2020 - 10:10 WIB
oleh Solopos.com/Chelin Indra Sushmita
2 menit baca

Solopos.com, TANGERANG SELATAN – Kabar duka datang dari dunia sastra Indonesia. Sastrawan ternama, Sapardi Djoko Damono, meninggal dunia, Minggu (19/7/2020) pagi dalam usia 80 tahun.

Penyair Hujan di Bulan Juni itu mengembuskan napas terakhir di Eka Hospital BSD, Tangerang Selatan, Minggu pagi pukul 09.17 WIB. Kabar tersebut tersiar lewat pesan berantai yang diterima Solopos.com. Sepekan ini dia dirawat di rumah sakit dan masuk ICU karena kondisi tubuhnya menurun.

1.350 Orang Ikuti Tes Swab Massal di Balaikota Solo 

Sapardi Djoko Damono merupakan pria kelahiran Solo, Jawa Tengah, 20 Maret 1940. Dia dikenal aktif sebagai sastrawan sejak 1958 sampai akhir hayat.

Dikutip dari Wikipedia, dia gemar menulis berbagai karya sejak di bangku SMP. Dia telah menulis sejumlah karya yang dikirimkan ke majalah.

Tambah 10 Pasien Positif, Klaten Catat 102 Kasus Covid-19 

Kegemarannya menulis berkembang pesat saat menempuh pendidikan bidang bahasa Inggris di Universitas Gadjah Mada Jogja. Pada 1973 dia pindah dari Semarang ke Jakarta dan menjadi direktur pelaksana Yayasan Indonesia yang menerbitkan majalah sastra, Horison.

Sejak 1974 dia mengajar di Fakultas Sastra [sekarang Fakultas Ilmu Budaya] Universitas Indonesia. Dia pernah menjabat sebagai dekan FIB UI pada 1995-1999 dan menjadi guru besar. Dia pun aktif mengajar di sekolah pascasarjana Institut Kesenian Jakarta.

Kisah Suroto Magelang, 10 Tahun Kurung Diri di Kamar Sejak Erupsi Merapi Tak Pernah Mandi 

Semasa hidupnya, Sapardi Djoko Damono banyak menerima penghargaan di bidang menulis sajak. Dia merupakan salah seorang pendiri Yayasan Lontar yang mendapat angerah SEA Write Award pada 1986.

Hujan Bulan Juni merupakan salah satu syair yang paling fenomenal dari Sapardi Djoko Damono. Syair yang diterbitkan dalam kumpulan puisi pada 1994 ini lantas difilmkan pada 2017 dengan bintang utama Velove Vexia.


Editor : Profile Chelin Indra Sushmita
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com


berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini